SEMUA ITU KARENA RATING!!!
Saturday, September 30th, 2006Bukan rahasia umum, kalo pas bulan ramadhan mendadak semua station TV mendadak berubah wajahnya dengan sedikit religius…yah itu strategi untuk merebut pasar umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dan berlomba-lomba meraih keuntungan dan mendapatkan jatah kue-kue iklan dari sponsor.
para artis pun berebut merubah image diri mereka dengan sedikit menutup aurat dengan alasan menghormati bulan ramadhan…sehingga apabila citra dia baik maka ada kesempatan artis tersebut akan di ajak untuk meramaikan tayangan di bulan ramadhan ini.
yah…semua itu karena demi sebuah kata "RATING" (pengukuran khalayak) TV. seperti apakah rating itu diperoleh dan bagaimana?
metode atau alat pengukur rating adalah peoplemeter, alat ini dapat mengukur langsung (real time) detik per detik. tersambung ke televisi di rumah responden dan sistem pencatatannya terhubung ke pusat penerimaan dan pengelolaan data perusahaan rating. jadi pada alat ini tersedia beberapa tombol, yang disediakan untuk responden sesuai dengan kedudukan di rumah tangga, ada untuk ayah, ibu, anak. setiap menonton responden harus menekan tombol (check in) dan habis menonton menekan tombol (check out)..(Effendi Gazali).
bagaimana kalo seorang responden pada saat menonton itu ia mempunyai aktivitas dan televisi dijadikan sebagai alat pelengkap hiburan pendengaran agar terdengar ramai saja ruangan…otomatis rating yang dihasilkan memberikan keuntungan bagi televisi yang dapat untung dari kelengahan responden.
seperti kebiasaan pemirsa pada umumnya waktu menonton sebuah tayangan, biasanya apabila ia menerima telpon atau mengerjakan sesuatu maka biasanya televisi dibiarkan saja menyala, atau paling umum adalah tertidur.maka alat ini dirasakan agak kurang objektif dalam penerimaan pencatatan rating.
kalo gw sih punya ide, bagaimana kalo setiap 1 buah televisi di buat chip, dan antena televisi sebagai penangkap gelombang frekuensinya dan kantor pusat pencatatan rating secara otomatis mempunyai sebuah mesin untuk merespon frekuensi yang di terima dan diambil oleh setiap antena atau televisi tersebut…(agak norak ye penjelasannya..abis gw bingung jelasinnya)hehehe. kayaknya susah kali yah untuk diwujudkan dan pasti butuh banyak biaya…