Archive for January, 2007

BETINA LIAR

Tuesday, January 30th, 2007

Betina…buat otak ku memuncah…

birahi tak tertahankan jika ia melintas di awang pemikiran…

entah angkuh,sombong,atau pula tak tersentuh…mahluk yang lembut tapi mematikan…

sejuta perasaan akan terbunuh ketika mengahadapi seekor betina,layaknya petir siang hari…

ketika kau sadar akan sentuhannya,kita tak tahu lagi di dunia mana kita tinggal…

tapi ketika ia murka,maka hancurlah kita….

berpikir realis menghadapi mahluk indah nan menyakitkan…satu jalan kebijakan kan kita raih…

tak ada satu kta pun selain RACUN….

Jurnalis Sakit

Saturday, January 27th, 2007

setiap pekerjaan pasti ada resiko,pengorbanan,ketidakadilan,kesenangan,dan kebahagiaan…

parameter manakah yang kita harus capai dahulu untuk menjadikan itu semua kenyamanan dan pencapaian yang sempurna…sebuah jawaban yang absurd pasti akan kita peroleh dari pertanyaan sederhana…

setiap hari pasti ada seorang buruh yang terkorbankan oleh kebijakan2 yang tidak jelas…memang bagi para buruh,sudah resiko untuk selalu ditindas dan dengan terpaksa menerima kebijakan unrasional dari stakeholder.

semua pekerjaan buat pekerja adalah harapan,namun tidak semua sesuai harapan…mereka setiap hari pasti mengalami kejadian-kejadian luar biasa yang tidak mungkin bisa diprediksi…aku mungkin mengambil contoh pekerjaan jurnalis…

sama seperti pekerjaan yang lainnya,saya mengambil contoh ini dikarenakan saya menyemplungkan diri di dunia ini…begini,pekerjaan jurnalis merupakan pilihan penuh pertimbangan dan panggilan jiwa.memang menjadi jurnalis kita akan menjadi orang yang lain dari pada yang lain,maksud saya adalah prestise dari pekerjaan ini di mata awam adalah hebat (mungkin tidak juga)…tapi apa lacur dibalik ke prestise an itu semua,tidak akan sebanding dengan bayangan awam terhadap profesi ini…untuk seorang fresh graduate menjadi jurnalis merupakan impian,padahal dari sisi finansial mungkin tidak akan melebihi salary nya yang akan didapat dengan buruh EPSON jika ia lembur

jurnalis akan dihadapi oleh berjuta permasalahan yang pelik,mulai dari hal sederhana tentang deadline yang mengejar sampai pada tahap terbuangnya pergaulan sosial,waktu untuk keluarga dan handi taulan,lom lagi menyangkut nyawa…semua itu harus jurnalis tanggung dengan kerelaan pribadi…

prestise itu akan hancur dengan sendirinya,ketika kita mengetahui bagaimana sistem yang akan dijalankan oleh jurnalis itu yang terkait dengan kebijakan2 dari stakeholder.kadang-kadang kreatifitas jurnalis tidak sebanding dengan pengharapan mereka dari hasil kreatifitas itu,lom lagi beberapa pengorbanan fisik dan waktu…lalu materi dan imateri.

ini semua saya tulis karena rasa simpati saya terhadap nasib seorang jurnalis SINDO yang terkuburkan hak-haknya setelah dia merelakan semuanya untuk SINDO…testimoni yang menyentuh dari Teguh.R,salah satu 4 wartawan SINDO yang dipecat…sampai pada tahapan ia dipecat,Teguh tidak tahu apa yang menyebabkan ia dipecat…bahkan ia dipecat dengan selembar surat SK saja yang ditandatangani oleh Korda,sungguh membingungkan seorang Korda mempunyai kewenangan memecat wartawan?

Sindo yang dibawah cengkraman MNC sangat tidak profesional jika dilihat dari kasus ini…mereka menuntut keloyalitasan,profesionalitas karyawan tanpa mempertimbangkan hak-hak dari pekerja…MNC yang menggurita dengan tentakel-tentakelnya(saya memakai bahasa Teguh.R)mencoba menguasai dunia informasi di Indonesia,tapi pada kenyataannya tentakel itu hanya untuk meraih kejayaan semata tanpa mempertimbangkan kemanusiawian dari penghasil kejayaan itu

mungkin itu sedikit gambaran cerita miring dari perjuangan jurnalis,saya pun kembali melihat kepada potret sedih di kantor saya pula…sebagai salah satu karyawannya,saya mencoba untuk meluangkan waktu untuk membangun perbaikan dari program News TPI walaupun itu kecil dampaknya,saya bersedia untuk mengorbankan diri saya karena saya mencintai dunia jurnalistik.saya teringat omongan salah satu orang HRD yang pada pelatihan Jurnalis Junior pada bulan Oktober mengatakan kita harus profesional dalam pekerjaan,tapi pada kenyataannya semua terbalik…

tim mereka pun tidak profesional,bayangkan pada saat kontrak saya berakhir saya pun masih bekerja tanpa kejelasan dipekerjakan kembali atau tidak.lom lagi nilai kontrak yang jauh dari perkirakan,berbeda dengan teman saya yang baru 6 bulan diperpanjang untuk 1 tahun langsung mendapat kenaiknan 100% persen lebih.padahal kalo di tes secara kemampuan,mungkin tidak jauh berbeda…mungkin lebih!(agak subjektif).biar IPK saya kurang,tapi kalo suruh menulis saya pun bisa menggambarkan peristiwa melalui angle yang berbeda(padahal saya tidak pernah ke lapangan,itu menjadi kekurangan saya juga sih).

saya disini merasakan tidak memperoleh hak saya secara penuh,hingga timbul kejenuhan dan motivasi yang menurun…waktu perayaan 16 tahun broadcast ini,gambaran bonus di mata kawan-kawan seprofesi sudah di depan mata,tapi itu semua hanya untuk jajaran penggede saja yang merayakannya…sungguh tidak ada apresiasi terhadap loyalitas kami…bahagiakan kami adalah pengobat dari cerita sakit kantor ini para penggede…

jadi profesi jurnalis dan dunia Jurnalisme adalah sebuah pilihan besar dalam hidup…hanya yang terpanggil dan siap "gila" dan sakit dalam dunia liar ini…selamat berjuang kawan-kawan…

Cerita Sakit Buruh Media…

ting-tong pagi

Friday, January 26th, 2007

secangkir teh hangat dan rokok…

melodi rock ‘n roll

dua korelasi timur dan barat…sejatinya itu teman dalam malam ini…

tak ada banyak gerak tubuh dan peluh yang keluar…

hanya isi kepala saja yang ku paksa untuk terus berpikir dan berpikir untuk menyesakkan spasial otak imajinasi yang semakin liar malam ini…

setidaknya jalan positif…

derita kaum rural kota yang ditindas kaum urban menciptakan ruang kedengkian yang sakit…

prasangka dan tragedi di republik laknat…terus saja jadi hiburan yang lintang pukang di kepala

aku muak?…hahaha…tidak, nikmati saja…

lucu sekali kejahilan akan menjadi sebuah kesimpulan yang lucu dari seorang teman…konyol kau teman!

perut sakit oleh makanan pinggir jalan, dasar perut bangsawan tapi bayaran kroco tanggung…

kerinduan akan potret cerita lalu dengan karib,selalu indah untuk diulang dalam ingatan…tawa bahagia,kebodohan yang tak hentinya mengundang tawa,kelicikan jiwa muda dan petualangan liar yang tak terlupakan dari semua cerita singkat hidup…kita semua pasti rindu.

coba mengartikan pesan tuhan melalui jalan hidup tak ada habisnya,coba bersyukur ala pesakitan tobat sambal…semoga pemilik jiwa ini mau mengerti…susahnya menghadapi nikmatnya DUNIA .pasti banyak yang menyalahkan kenikmatan ini…timbul pertanyaan,kenapa dibatasi?…coba saja tanyakan KENAPA?

lucu sekali pagi ini…04.17 am…NewsRoom maksiat…

TV Junkie

Wednesday, January 24th, 2007

dua hari bed rest abis2an…jadi tiga hari lah gw tepar abis2an ga bisa bangun…niatnya mo perbaikan nasib pas hari minggunya,eh emang dasar ga jodoh,ga jadi lagi…emang ga di bolehin gabung kesana kali yah…hahaha.

selama gw dalam pertapaan di kasur ma di sofa,gw terpaksa dah jadi TV Junkie…waduh muak gw ngeliat tayangan tipi sekarang…banyaknya monopoli dan bergabungnya beberapa TV Station untuk memperkuat pundi2 kejayaannya, semakin lama tayangannya seperti ada penyeragaman dan seragam…misalnya satu nayangin program infotainment paginya,eh yang laen juga ikut2an…trus begitu ampe malem…pa lagi malem sekarang kita pada nonton FILM mulu di tipi…waduh kalo hal ini di biarin lama2 TV nasional kita tidak punya karakter nih.tapi ga untuk program olahraga n yang lucu2 ma jorok yak!pa lagi ma yang berkaitan dengan program penggiat alam…waw,pasti gw paling depan nontonnya,coz gw merindukan basahnya tanah hutan rimba gunung2 indonesia neh…eksotik bow!

waduh terpaksa deh gw bosen liat tipi…gw langsung aja setel lagu Oppie "TV Junkie"…n gw ambil buku trus baca-baca,itu juga gw paksain harus mulai membaca(kegiatan baru gw,walaupun telat menyukai baca buku)…gw takut males berpikir,secara emang gw ga pinter2 amet apalagi ma pelajaran berhitung n bhs inggris…hehehe.

gw taku jadi TV JUNKIE JACK!…tapi gw suka masuk TV…gimana dong!…SEJATI…EMANG BIKIN BANGGA!!!

Petik PANEN RAYA

Wednesday, January 24th, 2007

hah…usai sudah hajatan besar broadcast ini…TPI merupakan salah satu pionir stasiun televisi swasta di Indonesia. Pada tanggal 23 Januari 1991, Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) mulai mengudara dengan izin Menteri Penerangan no. 127/E/RTF/K/VIII/1990. TPI menjangkau kurang lebih 140 juta pemirsa di seluruh Indonesia.
16 tahun sudah TPI berusaha konsisten berkibar di jagat broadcast…dengan mengusung jargon MAKIN INDONESIA, MAKIN CIHUY AJE…dan berusaha konsisten dan setia terhadap segmentasinya.TPI mencoba mengangkat potensi-potensi muatan lokal untuk dikedepankan lagi pada tayangan-tayangannya.Niatan yang baik, untuk memperhatikan kemampuan budaya lokal dan pemberdayaan anak2 negri.

TPI yang sukses dengan Brand Image Televisi Pedangdut Indonesia dan televisi yang berhasil sebagai pengangkat citra dangdut sekaligus televisi pertama dangdut (karena emang gak ada yang mau kali yah, ma dangdut…hehehe).mencoba pada saat ini untuk selalu memuaskan pemirsanya yang memang ditujukan kepada kelas menengah bawah.Memang secara objektif,dunia broadcast pada saat ini mengalami kemajuan pesat saat ini, sampai seorang Jakob Oetama pun terkejut dengan kemampuan televisi "menghanyutkan" pemirsanya.dibalik keterbatasannya TPI mampu mensejajarkan dirinya menjadi salah satu broadcast terbesar di Indonesia dengan taste yang berbeda…memang ada semacam satiran bahwa TPI adalah dangdut dan norak, tapi harus di ingat adalah TPI mau tidak mau mempunyai corak yang berbeda dan konsisten pada jalurnya (walaupun mulai kembang kempis tuh rating…hahaha).

dengan mengangkat lebih banyak konten muatan lokal yang berbanding jauh dengan tayangan impor ,90 persen JACK…sisanya impor…gila!

yup,sudahlah memuji, sekarang gw buat arena kritis untuk TIPI yang semakin lama gw cintai atmospherenya ini…memang setelah gw liat tipi ini emang norak tayangannya, tapi setelah ditinjau lebih jauh yah itulah resiko bermain di bawah (posisi konservatif bos…hahaha).

memang dengan konsekuensinya yang harus sejalan dengan mottonya Makin Indonesia yang bias itu,beberapa tayangan baik sinetron ataupun produksi program yang bermuatan lokal,terkadang agak kurang edukatif kontennya,dan dilihat dari segi entertainmentnya memang TPI tidak bisa disejajarkan dengan beberapa kompetitor broadcast yang baru saja merger untuk memperkuat eksistensinya di indonesia ini, bahkan dengan saudara sekandungnya (TV OKE)…TPI saat ini bisa menjadi ajang bagi awam untuk masuk kedalam dunia broadcast dan entertain yang instan melalui kompetisi yang berbasis SMS.tapi kompetisi seperti ini seharusnya sudah dikurangi,karena akan medidik masyarakat untuk terus berharap dan mengkhayal tinggi…belum lagi tayangan yang berbasis kompetisi sudah mulai membuat jenuh.buktinya rating yang dihasilkan tidak seberapa belakangan,memang waktu baru pertama kali diselenggarakan acara KDI itu sempat menolong dan menjadikan TPI nomor wahid cing!…

dari segi tayangan sinetronnya saat ini TPI memang bisa dikatakan kurang memuaskan bagi kalangan menengah ke atas, para production house yang menyediakan produksinya pun lebih menghasilkan sinetron-sinetron yang lebih ditujukan kepada kalangan menengah ke bawah.dan yang lebih menyedihkan adalah masih diunggulkannya sinetron religi yang tidak jelas maknanya dan edukatifnya, malah sinetron seperti ini akan membuat preseden buruk bagi masyarakat, lalu menjadi sebuah ketakutan terhadap agama tertentu oleh kalangan yang berbeda aliran.apalagi tayangan itu diplot menjadi sinetron religi terbaik.kesan yang mengada-ada terus dijadikan andalan, seperti menampilkan judul2 yang bombastis "Tukang Roti jadi Pengusaha Restoran","Anak Durhaka Mati Gosong"…aduh…semestinya hentikan sudah tayangan seperti ini,pembodohan kerangka berpikir untuk masyarakat dan pemirsanya pun menjadi penghayal sejati.Lom lagi sinetron produksi tuan rumah,yang menghadirkan bintang2 hasil didikan "KAMPUS KDI", duh noraknya…padahal artis hasil SMS tuh…(ngiri aja gw…hehehe)

kalo dari segi Pemberitaan,menurut gw ga kalah contentnya dengan yang lain…hanya saja suka ketinggalan masalah koordinasi dan alat saja.Dengan adanya beberapa penyegaran di NewsRoom ini,content kami semakin membaik dan segar.ibaratnya sudah sedikit mengalami pencerahan.NewsRoom ini semakin dinamis geraknya,tidak seperti waktu pertama kali gw masuk…masih kocar-kacir,salah-salahan,trus contentnya berat banget dan sesudah itu penempatan materinya pas On Air ga jelas di taro segmen berapa aja…tapi sekarang semua mulai membaik dan gw mulai suka…luv u all n keep ROCKIN JACK!

yah sudah itu memang resiko yang harus kita ambil dan kita perjuangkan agar menjadi baik lagi…gw inget kata Dani Ahmad pas di wawancara sama si Tommy Adhitya untuk Lintas Malam…semoga tayangannya lebih edukatif,entertaning,trus lupa lagi dah gw.yup betul sekali pesan edukatif tapi menyegarkan adalah jalan satu-satunya untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa ini untuk cerdas dalam berwacana.

semoga di tahun ini semakin membaik BROADCAST kita yee kawan-kawan…geser posisi satu lagi n teutep…GOYANG LAGEEEE!!!!hahaha

SEJATI…EMANG BIKIN BANGGA!!!(Khas TIM LINTAS PAGI)hahaha

Hari Ini…

Thursday, January 11th, 2007

deru mesin genset ala hiburan rakyat,ga bisa menghalangi kesendirian gw di teras NewRoom…lambaian dahan pohon palem dan temaram kuning lampu jalanan diluar kantor jadi teman kesunyian gw…

gw sendiri lagi, tapi memang sengaja mencari momen kesendirian…buat ku, saat itu adalah hal paling romantis.tiap hari aku berusaha mencari kesendirian…cape membohongi hati ini…cabul,seorang kawan saksi keletihan ku berpikir di kantor ini…kami senasib tapi beda pangkat, punya masalah sama dan cerita sakit yang sama pula…dan tiap hari pula aku mengeluh kepada Mu ya TUHAN tanpa tahu rasa bersyukur…tiap hari pula aku memohon keadilan,dan pemakluman atas semua dosa yang ku lakukan…

malam ini pukul 23.15 menjelang Lintas Malam…aku terus berpikir dan menyendiri…aku menyadari beberapa hal dalam kesendirian ku dan nilai-nilai yang ku dapat…masalah adalah candu ku berpikir,rokok adalah racun kenikmatan dalam darahku,kesendirian adalah obat renungan relung hati,kawan adalah penyadar ku di kesendirian…

rasanya paru-paru ini hampir sesak oleh mu asap putih…tapi aku sendiri tetap berusaha menikmatinya, sampai habis kita jalan bersama "KAWAN" sejati berpikir ku…aku selalu berpikir apa selanjutnya yang akan terjadi dan yang akan di buat oleh rencana TUHAN ini.apa memang aku akan terus begini atau memang ini jalan menuju harapanku?aku ingin maju,karena waktu ku tak sedikit lagi ya TUHAN…salah kah kalau terus mencaci dan menghina rencana Mu?

hah…raga ku sejenak beku,setelah menjalani Lintas Malam…dingin sekali "Ruang" itu.tak apa-apa mungkin sedingin kesendirian ku…secangkir teh hangat dan sebatang rokok putih ku sedikit meredakan kebekuan raga ini…gelak tawa kembali memecah keheningan hati ini, bersama kawan-kawan sejawat kita tergelak tawa menyimak tayangan dari TV kita bersama…huahahaha…

hah…perut ini tidak bisa diajak kompromi, sang lambung sudah protes minta bekerja,paru ku sudah kembang kempis dari tadi sibuk menyuplai oksigen yang kotor ke dalam darah-darah tubuh ini…tapi aku masih ingin menyendiri LAMBUNG!!!nanti juga gw beliin nasi goreng…bis itu giliran gw lagi menyendiri, lo jangan ganggu ya…

Ok TUHAN…Cukup sekian cerita malam ini…thanx’s my Lord…

Minta Banding

Wednesday, January 10th, 2007

setelah baca tulisan Andreas Harsono sang penulis Jurnalisme Sastrawi, tiba-tiba aja muncul pikiran romantisme gw…gila tuh orang nulis asik banget!bisa aja permasalahan picisan dibuat seindah itu…

emang kadang-kadang permasalahan cinta, tidak selamanya berjalan lurus dengan kemauan,akal pikiran,dan sesuai perkiraan…baru mo deketin dah salah persepsi,mo coba lagi ada yang ga bales2 pesan seluler gw, trus dah dapet senyuman…siangnya gw ngeliat dia makan bareng ma Monyet berambut cepaknya…NGEHE…hahaha. mo protes bingung,mo caci maki ga ada medianya,mo sedih…cemen amet…

kalo kata si Cabul, yan lo kudu di Ruwat dulu dah…WAKZZZ…ampe segitunya gw sial…hahaha.gila juga tuh anak…kalo ngomong ga make tedeng aling2 lagi, padahal die sendiri ampir sama nasibnya ma gw…

masalah cinta emang sepele, tapi kita pasti ga bakal bisa boong sama hati nurani (ga tau dah kalo yang punya prinsip berbeda dengan gw)bahwa kita ini butuh "teman" untuk ngobrol ngalur ngidul tapi dengan suasana romantis…hehehe…muna amet gw ya.

duh "Senyuman Pagi", itu harapan terakhir gw dah lo, tapi pas siang rontok dah tuh senyuman paginyeee…jadi ga semangat lagi gw.emang sih gw ga pernah ngutarain apa yang ada di alam pikiran gw…pantesan gw ajak makan siang lo ngelengos aja n cengar-cengir,jarang-jarang gw ngajak orang kantor buat bagi2 rejeki hasil kaleidoskop 2006,ya sudah gw nikmatin sendiri dah tuh jerih payah gw masuk pas lebaran haji n taon baroe..dah mana hari ini panas banget lagi,mo keluar males…jadi cuma ketoprak n siomay Made In mba’ Indah aja gw embat buat ngisi perut n hati nyang dongkol.

gw pernah dikirimin post buletin FS dari seorang teman mengenai Zodiak versi Mesir…

Wadjet [28 Oktober - 26 November]
Wedjet adalah Dewi Kobra Kerajaan,
Simbol pengetahuan
Kekuatan : rasional, hati hati,
teliti, ambisius,
sangat setia pada nilai nilai keluarga
Kelemahan : pesimis, angkuh,
menganggap diri paling
benar, kadang tak mampu
bersosialisasi, kikir
Pekerjaan yang cocok : kontraktor,
arsitek, insinyur, editor…

waduh ampir semua mirip sih…trus ada kata pesimisnya, ini kali yah yang sering gw lakuin kalo dah mentok urusan cinta sering gw balik arah n mundur jauh-jauh…hahaha.padahal kalo mo usaha bisa aja kali ye dapet yang gw mau…hahaha…gw sekarang cuma bisa bermimpi aja sementara ini,gw dapet artikel keren yang ada kata bermimpinya…"Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu
impikan,pergilah ke tempat-tempat kamu ingin pergi.Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin
kamu lakukan"….iya deh, gw coba bermimpi, tapi ga lama-lama

Ok Tuhan…cukup sekian dulu cerita cita cinta gw…

nb:tuk kawan2 yang tidak berkenan dengan isi otak gw, yah dihapus aja…abis gw baru punya blog ini doank…dan gw kadang2 ga berniat publish, eh kalo make FS kudu di publish…sori ye, mengkontaminasikan pikiran-pikiran kalian….