yo…
kunamakan itu cinta…
sebuah kata paradoks dan dan mensunyikan hati bila kau tak bisa melawan kebodohan diri atas nama-nama cinta
kau tak tahu dimana rasio dan tak nyata…antidot dari cinta adalah rasio…
tidak bisa selamanya itu murni,ada topeng dibalik atas nama-nama cinta…pedihnya merontokkan tembok pertahanan iman dan nalar hidup
aku pun tak tahu lagi bagaimana cinta itu harus dijalankan dan membahagiakan…agama suatu yang tidak begitu penting,agama alat menafikan pikiran atas nama-nama cinta
dia mungkin jauh tapi tak terlalu dekat lagi…sebuah nukilan dari pujangga tak bisa meredakan kemarahan dan kebodohan atas nama-nama cinta
bisa kah kita bersinergi membentuk suatu nalar hidup yang lebih baik dari dulu..yo…
kau sakit akupun sakit…tapi sudah jauh itu semua…empiris kita telah membawa ke kehidupan yang amat senjang…tak bisa lagi jembatan itu menjadi perlindungan batin dan penopang jalan…itu semua atas nama-nama cinta…avontur kita tak sama lagi…
tapi coba lah satu kali picisan itu menjadi sebuah harapan baru dan mahal artinya…yo…
March 21st, 2007 at 9:55 pm
kau…
pesakitan cinta yang tampan..jantan yang tau diri,sadar dan pemimpi…
teruslah bermimpi tampan..bermimpi tentang cinta dan harapan..apa saja..biarkan berlalu,terus mendaki wahai tampan..jangan DIAM ditempat.
“yo…”
mungkin adalah aknetdot untuk cinta mu…namun “yo…”itu hidup..dia punya pilihan dan cinta..
Katakan pada “Yo…” si tampan ini mencintainya atau “yo..”akan berlalu…