Archive for March, 2007

Untuk Yang Merasa Ekslusif

Saturday, March 31st, 2007

Ini adalah penggalan beberapa pandangan dari kawan-kawan di milis sma1bks@yahoogroups.com pada waktu lalu mengenai pengotakan yang terjadi di tubuh islam.saya coba mengangkatnya karena kawan-kawan di milis mempunyai pandangan-pandangan yang cerdas dalam mengemukakan pengetahuannya,dan ini menjadi menarik,sayang untuk di buang begitu saja.

berawal dari kawan Fira yang memposting sebuah puisi mengenai keekslusifan beberapa kalangan dan menyindir suatu komunal di kalangan Islam itu sendiri,dan postingan itu mendapat tanggapan beragam,ada yang menyindir keras bahwa puisi itu kurang etis,tidak bernilai,dan kasar.saya melihatnya justru kasihan dengan para pengkritik,karena mereka ada yang berprofesi sebagai penulis,sangat disayangkan bahwa nilai sebuah karya harus dimentahkan oleh pendapat orang yang juga berkarya.kritik tanpa solusi adalah pemborosan berpikir!

pembahasan ini berkembang kepada masalah pengekslusifan beberapa kalangan Islam,dan itu di mulai oleh kawan Opik

OPIK

Apa yg tersurat dalam tulisan (puisi) itu adalah
sebuah realita… ada
"kaum" yang memang menjaga ekslusifitasnya dari kaum
yang lain gue akui, pengetahuan gue asoal islam emang minim banget, tapi setahu gue islam gak pernah ngebeda-bedain orang, termasuk non muslim (cmiiw).

pernah suatu ketika, gue shalat di salah satu mushallah yang dijadikan basecamp kaum tersebut… tapi alangkah kagetnya gue ketika melihat tempat dimana gue shalat tadi, langsung di pel oleh salah satu dari mereka…awalnya gue berpikiran baik, mungkin emank dah waktunya dibersihkan (dipel) mushallahnya, tapi ternyata tidak, yang di pel cuma tempat gue shalat tadi ajah… dan yang lebih menyakitkan, itu dilakukan saat gue masih berada disana (masih pake sepatu).

berulang kali gue perhatiin pakaian, apakah ada kotoran atau lumpur yang menempel di baju dan celana gue, tapi ternyata semuabersih…akhirnya gue tahu bahwa mereka sebenarnya memang tidak mengijinkan kaum lain untuk beribadah disana…ini adalah fakta yang ada di sekitar kita
wass
OpiK, 3A23-93

dan postingan tersebut dibalas oleh kawan Qidhir Abdul Salam.

Qidhir Abdul Salam

Kita mesti berfikir dengan jernih, apakah memang layak
Islam dikotakkan-kotakkan dalam 2 kata; eksklusif dan
inklusif? apakah pikiran kita harus seperti itu?
Apakah tidak lebih baik kita mengkaji substansi Islam
itu sendiri daripada memotret Islam dalam bingkai
eksklusif atau insklusif yang mana kedua kata itu
lebih bernuansa politis dan cenderung memecah belah
atau lebih mudahnya bukankah pengkotakkan itu adalah
part of the problems? please advise!

Saya pikir, Kita mesti menghindari menggunakan kata
ekslusif untuk memotret Islam, karena yang terjadi
adalah simplifikasi, sama halnya kesalahan Clifford
Geertz memotret masyarakat Islam Jawa dengan
mengkotakkan menjadi Islam Abangan dan Islam Santri.

Dikotomi masyarakat Muslim santri yang dikontraskan
dengan masyarakat Muslim abangan sebagaimana dikaji
Geertz dalam Religion of Java merupakan hasil dari
‘thick description’ yang lebih menekankan pada
pandangan bahwa masyarakat keagamaan adalah teks
sosial-keagamaan daripada entitas lainnya. Hal inilah
yang juga dikritik sejarawan Marshall GS Hodgson (The
Venture of Islam, Vol 2, 1974), bahwa keunggulan
kajian Geertz tentang masyarakat Muslim Jawa ditandai
kesalahan sistematik besar. Yaitu, ketika Geertz
mengidentifikasi kaum santri berdasarkan kerangka yang
diberikan kaum skripturalis; dan pada saat yang sama
mengelompokkan kaum Muslim lainnya ke dalam kelompok
abangan. Dan kelompok terakhir ini secara simplistis
dia sebut sebagai lebih menganut tradisi Hindu-Budha
daripada Islam.(Azyumardi Azra, Islam Observed dan
Santri, Republika 23 November 2006)

Jadi mas opik,lebih baik kalau ada masalah
pel/mengepel yang menyinggung perasaan kita, lebih
baik ditanyakan langsung aja secara baik-baik apa
maksudnya tanpa harus menyimpulkan eksklusif.

Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan, bila ada
yang salah, please advise!

peace
3.A1.3/93

tak ketinggalan kawan saya Dicky Kurniawan turut menimpal.

Dicky Kurniawan

Selain terminologi Islam Priayi, Santri, dan Abangan merknya Geertz, ada juga Islam Borjuis  dan Islam Proletar merknyaNu Khalik Ridwan. Menarik untuk di kaji, sebab pelabelan seperti ini menurut saya (seharusnya) memacu umat Islam tidak lagi terlena pada romantisme kejayaan masa lalu. Inklusiv dan eksklusif hanyalah pelabelan belaka, padahal yang terpenting adalah pemahan terhadap Islam itu sendiri. Saya juga kurang sekali dan masih belajar soal Islam, terutama pada tataran wacana. Persoalanya, wacana pemikiran Islam sekarang ini hanya dikuasai oleh beberapa gelintir pemikir, bahkan beberapa, tanpa saya harus menyebut nama dan aliran, cukup dominan. Dominannya pemikiran menjadikan wacana pemikiran Islam menadi kontraproduktif bagi perkembangan pemikiran dan wacana, dengan mengklaim sebagai kebenaran tunggal. 
Pelabelan tersebut pada prinsip dan dasarnya adalah berasal dari pengamatan dan perilaku umat, bukan Islam sebagai agama, tak ada maksud pengkotakan terhadap Islam. Sementara, umat Islam sendiri masih terbelenggu romantisme dengan bersandar pada pemikiran yang sangat dominan-tunggal. Saya pikir masih banyak wacana tentang Islam yang juga harus mendapat porsi lebih sebagai bahan pemikiran. Tak usah di perdebatkan lagi, bahwa di kalangan Islam sendiri masing-masing membawa ego aliran. Apa yang terjadi di Irak, selain ulah AS adalah klaim kebenaran tunggal yang dipaksakan masing-masing aliran. Tak jarrang, mereka akan rela membunuh umat ISlam yang lain karena beda aliran. Jadi kalo mau, kita belajar sama-sama lintas aliran, sehingga pola pandang dan pemikiran kita akan semakin terbuka.
Kalo ada yang salah, mohon maaf
Masih belajar euy….
Rupanya kawan Imbar Budiman punya pandangan yang berbeda dan lebih mengetengahkan melalui perspektif Al-Quran dan Hadist.
Imbar Budiman
Maaf, karena saya juga masih belajar dan mencari ilmu, jadi saya keluar dari diskusi ini dan berlepas diri dari apa yang diperbincangkan dalam diskusi ini. Bagi saya agama Islam itu sudah jelas sebagaimana dalam Al-Quran dan Hadist yang shahih,tidak perlu diperdebatkan lagi.

Maaf kalo ada kata2 yang kurang berkenan. Terakhir saya kutipkan Quran Surat Ali Imron : 7.7. Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat[183] , itulah pokok-pokok isi Al qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat[ 184]. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta’wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami."Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

[183]. Ayat yang muhkamaat ialah ayat-ayat yang terang dan tegas maksudnya, dapat dipahami dengan mudah.[184]. Termasuk dalam pengertian ayat-ayat mutasyaabihaat: ayat-ayat yang mengandung beberapa pengertian dan tidak dapat ditentukan arti mana yang dimaksud kecuali sesudah diselidiki secara mendalam; atau ayat-ayat yang pengertiannya hanya Allah yang mengetahui seperti ayat-ayat yang berhubungan dengan yang ghaib-ghaib misalnya ayat-ayat yang mengenai hari kiamat, surga, neraka dan lain-lain.

Nah makin asyik kan pembahasannya,ternyata kita punya pandangan dan berpikir serta pengetahuan yang dapat memperkaya wawasan kita lagi…saya pun dalam konteks ini tidak mau ketinggalan, dan untuk sekedar belajar beropini saja.
Ardian
Maaf bukan ingin menggelindingkan bola panas lagi
nih…saya sepakat dengan Imbar, tapi kalo wacana ini
ditarik dari perspektif Al-Quran dan Hadist maka
berhentilah diskusi ini, tafsir-tafsir dalam Al-quran
pun banyak juga yang masih multitafsir. ..
menurut saya, biarkan lah topik ini menjadi
luas,karena selama ini banyak orang berpandangan
membicarakan agama adalah hal yang tidak perlu, dan
agama seharusnya diamalkan.Dan pengetahuan agama,
sebagaimana ilmu lainya haruslah berkembang dan
mengalami evolusi agar tidak mengalami stagnasi dan
beku.

kembali ke topik masalah, kenapa ada pengkotak-kotakan
di dalam tubuh umat Islam yang kali ini saya
melihatnya dari sub yang lebih kecil ,yaitu Indonesia
dan baru meluas ke dunia…
sebenarnya untuk secara umum kita memandang nya
haruslah memusatkan kepada aspek-aspek kultural dan
politik kepemimpinan mereka…terutama kultural tiap
daerah yang berbeda…

terlepas dari adanya Islam Abangan dan Santri merek
Geertz (walaupun pada akhirnya kurang tepat dalam
pengelompokan di tubuh umat muslim Jawa), serta Islam
Borjuis dan Proletar milik Nu Khalik Ridwan…juga ada
dikotomi kelompok tradisionalis dan modernis yang
diwakili oleh NU dan Muhammadiyah.

pada kelompok tradisional mereka merujuk kepada
Al-Quran,hadist, ijma’ ulama, dan qiyas serta
pengikut salah satu Mazhab.
sedangkan kelompok modern mendasarkan amalan
keislamannya kepada Al-Quran dan Hadist serta
penalaran, dalam menetapkan hukum satu masalah
biasanya kelompok modernis tidak merujuk pada
karya-karya ulama salaf dan khalaf untuk
menjustifikasi keputusan hukum…
karakteristik dari dua kelompok ini berbeda karena
memang dari dua sisi sosiologis yang beda…

sebenarnya saya sendiri tidak terlalu paham dengan
permasalahan ini, saya hanya mencoba menuangkan
pikiran saya biar ga "butek" di ubun-ubun… maaf kalo
meluas masalahnya.. .

Rock On aja deh…
Are-The-And (Ardian99,pelajar dunia)
baru belajar nulis…hehehe

dari semua permasalahan diatas ini menjadi wacana cerdas buat kita semua,dan saya coba memuat postingan-postingan tersebuat ke dalam blog saya agar pembicaraan menarik ini tidak hilang begitu saja dan dapat menambah serta memperkaya wacana.
bingung gw mo nambahin apa lagi…kepala gw lagi mumet ga karuan! serasa buntu tuh kata-kata!

Asap

Monday, March 26th, 2007

setiap pagi dan sore hari, hidung gw mendadak jadi sensitif mencium bau asap pembakaran sampah…ya,pembakaran sampah yang dilakukan oleh tetangga gw serta orang disekitar belakang rumah. Dada gw sesak,karena posisi kamar gw di atas dan asap pembakaran seringkali langsung mengarah ke kamar gw.Gimana ga bete saban hari harus terima itu!,dan suasana kamar menjadi penuh halimun.

kenapa tradisi membakar sampah sudah jadi seperti hajat yang diharuskan?terkadang gw sampai bingung,sudah merugikan pernapasan orang lain dan ketidaknyamanan dalam bernapas buat si pembakar pula,kalo-kalo itu angin ga mengarah ke si pembakaran mungkin tidak masalah,coba kalo angin membawa asap itu mengarah ke si pembakar tentu sangat tidak nyaman. nah…dalam kasus ini kebanyakan yang dirugikan adalah si penerima asap dari pembakaran sampah tersebut adalah gw!.lagi enak-enaknya indehoy dikamar tahu-tahu hidung gw yang lebar ini mengendus-endus bau yang sangat familiar.."yah,wak Alam bakar lagi!",gerutu gw kala pasrah harus terima tuh asap.gw kadang-kadang berdoa dalam hati supaya ada hujan deras,dan segera mematikan kepulan asap itu.apa mereka ga sadar telah mengahasilkan racun ke udara yaitu dioksin dan furan yang sangat berbahaya.

Dalam penelitian bahwa zat dalam pembakaran sampah rumah tangga yang dibakar dalam suhu rendah dapat menimbulkan dioksin dan furan. Di Amerika Serikat Sebuah keluarga didaerah yang jauh dari kota besar di Amerika (daerah rural) yang beranggotakan empat orang membakar sampah rumah tangga mereka didalam drum dipekarangan belakang rumah mereka. Asap pembakaran sampah ini (catat: dari satu rumah tangga) menghasilkan racun udara dioksin dan furan yang sama banyaknya dengan racun udara yang dikeluarkan oleh mesin pembakar sampah rumah tangga (biasa disebut Municipal Waste Combustor, atau MWC, atau incinerator) yang sanggup melayani puluhan ribu rumah tangga. Ini adalah praktek biasa sehari hari yang dilakukan oleh masyarakat Amerika didaerah rural. Laporan dari U.S. Environmental Protection Agency (US-EPA) dan Departemen Kesehatan Negara Bagian New York mengatakan bahwa pembakaran sampah rumah tangga didalam pekarangan adalah salah satu sumber polusi yang paling parah di Amerika.

Wow…tuh kan!di Amrik aja bisa begitu,apalagi indonesia yang proses rata-rata penanganan sampahnya dengan cara dibakar tanpa diolah dengan teknologi canggih.dan sampah yang dibakar itu bermacam-macam,mulai dari kaleng cat,palstik,kertas,oli,daun dan rumput kering.ini jelas menambah parah dari kadar dioksin dan furan yang dihasilkan dari pembakaran sampah itu.efek dioksin ini dapat menyebabkan gangguan fungsi daya tahan tubuh,kanker,pertumbuhan abnormal dan perubahan hormon.

Dan sifat dari dioksin ini terus menerus dan terakumulasi secara biologi.tersebar didalam lingkungan terkonsentrasi rendah,dan itu terakumulasi bertahun-tahun walaupun tidak ada penambahan ke dalam lingkungan.hal ini bisa meningkatkan ersiko terkena kanker dan efek lainnya baik itu terhadap binatang dan manusia. Dioksin termasuk kedalam kelas bahan yang bersifat carcinogen (yang menyebabkan kanker). Efek samping dioksin terhadap binatang adalah perubahan sistim hormon, perubahan pertumbuhan janin, menurunkan kapasitas reproduksi, dan penekanan terhadap sistim kekebalan tubuh. Efek samping dioksin terhadap manusia adalah perubahan kode keturunan (marker) dari tingkat pertumbuhan awal dari hormon. Pada dosis yang lebih besar bisa mengakibatkan sakit kulit yang serius yang disebut `chloracne.’ Dioksin dapat terdeteksi di udara, tanah, lapisan sedimen dan makanan. Dioksin ditranspor terutama melalui udara dan terkumpul dipermukaan tanah, bangunan, jalanan, kaki lima, air dan daun daunan. Kebanyakan dioksin berasal dari produksi sampingan dari suatu pembakaran.

Bisa dibayangkan dong,gimana tuh kamar gw jadi korban.pokoknya setiap pagi atau menjelang sore,pasti gw ngedumel sambil nyuruh asisten rumah tangga gw bilang ke wak Alam untuk buang sampahnya di tempat sampah gw aja yang agak besaran dan ga selalu dibakar tiap hari. tapi agak dilema sih pas gw mikir-mikir gimana caranya tuh musnahin sampah,karena yang ngangkut sampah pun tidak ada di daerah kami,yah jalan satu-satunya dibakar.

Dilematis memang…gw pun bingung,soalnya tempat sampah gw yang dibelakang rumah pun dibakar juga.sekarang di deket daerah kantor kantor gw juga ada tempat penampungan sampah,dan tiap malam itu dibakar…kan ga asyik bener tuh, lagi asyik ngerokok trus ada asap pembakaran sampah.makin parah aja kan paru-paru gw kerjanya.

Sekarang kita beralih kepada masalah kompleks mengenai penanganan masalah sampah di kota-kota besar pun pada saat ini hanya terangkut sekitar 60-70% saja.dan pemecahan penanganan sampah ini sebaiknya dengan sistem landfilling pada sebuah TPA,sehingga tidak terjadi kasus, seperti TPA Bantar Gebang,Leuwi Gajah,dan Keputih Surabaya..sementara penanganan masalah sampah di kota besar di TPA nya adalah dengan sistem open dumping.nah,kalau saja TPA-TPA kota besar ini menerapkan sistem sanitary landfill atau bala press maka sampah yang tersisa untuk di buang ke TPA sekitar 3-10 persen.

TPA kota-kota besar ini pun menghasilkan polusi yang besar buat masyarakat sekitar dengan membakar sampah-sampah agar tidak terlalu menumpuk.sampai kapan kah kita harus tersiksa dengan udara yang kotor di Ibukota ini…gila!kalo bisa nangis tuh Ibukota karena keperihan matanya mungkin bisa banjir dan tenggelam nih Jakarta…

ngaco banget yah bahasnya…sori ngelebar…abis gw bete banget…lagi asyiknya ngotorin udara bersih make rokok eh ditambah lagi asap pembakaran sampah…ga Rock ‘n Roll banget dah…

HAH

Sunday, March 25th, 2007

otak gw nyelip lagi…bingung mo nulis apaan?semakin ga bebas gw nyalurin isi otak gw…ada rambu karena banyaknya input,bingung mo milah mana yang terbaik…

seperti biasanya,pasti ada kata-kata jujur lah terhadap tulisan mu…memang semudah itu meresapnya, tapi kan pasti kita terikat pada kaidah.makin lama kok tulisan gw hanya jadi tuturan sehari-hari kehidupan gw…mo kritis ga ada wacana kuat dan bahan yang gw simak belakangan ini,baik itu data,artikel,analisis tuk membahasanya.campur tangan dari kehidupan picisan gw sangat-sangat mempengaruhi cara berpikir gw belakangan ini.

hah…berbicara jujur saja yah…toh pemikiran sang penulis tak ada yang bisa ganggu gugat…katanya ini adalah dunia seni, bebas mengeksperisikan semuanya.

mulai besok berpikiran jernih karena sudah tuntas gw menyampaikan sesuatu yang terpendam.

Pelangi Toh Pasti Kembali

Sunday, March 25th, 2007

                      PELANGI TOH PASTI KEMBALI

Sang waktu berkata, “musim saatnya tiba.”

Daun – daun berguguran karenanya, seikat kisah terbengkalai dalam jari – jemari    retak.

Terngiang nada di daun telinga, “musim telah berganti.”

Membiru di garis pandangan, mencipta warna kelabu.

Awan hitam berdiri tegak di hadapan sang kemarau, menantang untuk di takuti.

Tak ada langkah yang melangkah, tetap diam dan tegap.

Satu pun tak ada yang bicara, kelu dan seolah bisu.

Tapi pelangi toh, pasti kembali.

Bersama bulan & matahari, menatap bumi dan

menapak langit.

Mengikat sesuatu yang terputus, menggenggam sebuah

karya.

Berkat jiwa, naluri, hati & secarik cerita.

Kebersamaan akan tetap tercipata, disini, disana, atau dimana – mana.

dari teman, toek seorang kawan…

Jonkopings Seratus Hari

Sunday, March 25th, 2007

Awal cerita ini adalah seorang mahasiswa bernama Sudra yang mempunyai sifat plin-plan, ia berencana untuk menghilangkan kebiasaan merokoknya, suatu saat di kamar ia mepunyai perasaan jenuh untuk merokok, sedangkan ia sedang menyelesaikan skripsinya. pada saat ia duduk di hadapan komputer sambil menghisap dalam rokoknya, Sudra terbatuk keras lalu ia mengeluh, Sudra duduk di pinggir jendela kamarnya lalu berkata, "gue harus berhenti merokok!".

Sudra berputar-putar dikamar terlihat gelisah, ia mengeluh pada dirinya untuk berhenti merokok, lalu tiba-tiba berhenti di depan meja sambil menahankan dirinya dengan kedua tangan di meja, sentak berteriak "…Ah!!!" kemudian keluar dari kamar dengan membawa peralatan mandinya, sambil bersiul di kamar mandi dengan perasaan gembira seolah telah menemukan ide yang brilian. setelah selesai mandi ia masuk kekamar untuk mempersiapkan diri ke kampus. setelah selesai ia turun ke bawah berpamitan kepada ibunya, sambil menutup pagar ia mengeluarkan bungkus rokok dari tasnya, dan hanya menemukan sebatang rokok, kemudian ia menuju ke warung yang tak jauh dari rumahnya untuk membeli sebungkus rokok dan korek sambil berkata "ini saatnya gw berhenti"

Sudra turun dari angkot, ia masuk ke dalam kampus lalu menemui teman wanitanya bernama Antis. Sudra menepuk pundak Antis, ia berputar menghadap Antis dan berkata bahwa ia telah menemukan ide brilian ia untuk berhenti merokok. antis setengah mengerenyitkan dahinya berkata sinis dan setengah tidak percaya bertanya seperti apa ide sudra. lalu sudra menjelaskan niatnya dengan berapi-api dan membanggakan dirinya. Antis lalu berkata "kita liat aja sampe berapa ampuhnya ide itu lo terapkan dalam niatnya". Sudra dengan sombongnya mengatakan kepada Antis, ia menamakan gerakan moralnya dengan nama JONKOPINGS SERATUS HARI. seperti diterpa angin puting beliung, antis yang sedang menikmati manisnya Es Teh manis, tiba-tiba menyemburkan es teh manis ke muka sudra. dengan setengah keselek karena kaget, ia pun menanyakan lagi "apa namanya,lo buat apaan lagi sih?!".setengah terkaget kaget oleh semburan air dari antis dan dijawab dengan nada kesal "JONKOPINGS SERATUS HARI",jawab sudra dengan kesal.."sial lo dah muka gw lengket, mana bau,lo sarapan macan ya..dah tau macan makannya bangkai!".Antis menjawab, "dasar orang gila, sekali gila tetep gila".

Malam hari Sudra menulis skripsinya sambil memegang rokok yang belum ia nyalakan. ia mengambil korek untuk menyalakan rokok, sebatang korek dinyalakan tapi mati, ia mengambil korek lagi dan mati lagi, sambil mengutuk batang korek yang baru mati, ia mengambil korek lagi dan menyalakannya, tapi patah menjadi dua bagian dan belum sempat menyala. dengan perjuangan yang gigih dengan mengandalkan teori cara menyalakan korek api yang benar ia mengambil batang korek yang patah dua bagian itu dan dengan sigap ia menghisap rokoknya agar tidak mati lagi koreknya. ditengah asik mengetik tiba-tiba mati lampu. dalam keadaan gelap gulita dan hanya cahaya rokok saja yang terlihat. Cahaya rokok berkeliling mencari sesuatu, suara gaduh menabrak barang terdengar. tiba-tiba sinar korek api ia nyalakan dan ternyata sudra memegang barang yang tidak ia inginkan, ia menginginkan bahwa yang ia pegang adalah lilin cina merah. Setengah mengutuk, karena ia mendapat kerugian yang besar hari ini dengan menghilangkan beberapa batang korek yang terbuang sia-sia karena hal sepele.Baru ia menyalakan lilin itu tiba-tiba lampu menyala..langsung ia berteriak ARRGGGHHHHHH!!!!setelah berteriak Sudra meniup lilin cina tersebut dan tiba-tiba mati lampu lagi..ia mengutuk PLN habis-habisan dan berkata "mau lo apaan PLN!".

Pagi hari yang cerah Sudra sempoyongan bangun tidur.ia mengambil air yang ia biarkan sejak semalam di atapnya, sambil mencari rokoknya tiba-tiba bencana terjadi dia menyenggol gelas di meja dan koreknya tersiram. seperti tersambar petir ditengah lapangan siang bolong sudra terdiam dan segera bergerak cepat mengeringkan koreknya diatas komputernya. karena kebutuhan yang mendesak untuk merokok, Sudra dengan gigih mencari korek yang terbuang dan kira-kira masih bisa terpakai. Ditengah keputusasaan tidak menemukan korek ia coba menyalakan koreknya yang masih basah.tetapi malang tak dapat ditolak korek itu masih tidak bisa menyala, sudra kembali menjemur korek itu ketempat yang lebih panas lagi yaitu loteng rumah.ia pun mulai mencari korek ke dapur tetapi hanya bungkus koreknya saja dengan korek yang tinggal puntungnya saja. Daripada ia tidak merokok sudra siap-siap kekampus untuk mencari korek agar hari ini dapat merokok sebebas-bebasnya mumpung koreknya tidak bisa menyala, sambil menyiapkan diri layaknya Rambo mo berangkat perang. Sudra masuk ke dalam kampus lalu menuju ke teman-temannya, koreknya yang masih basah ia keluarkan agar kering. Tiba-tiba datang Tontoy yang baru saja makan menghampiri dengan rokok menyala dimulut langsung menyambar korek yang ada didekatnya dan mematahkan beberapa batang korek untuk dijadikan tusuk gigi. Sudra segera mengutuk Tontoy dan berkata kalo korek ini nyawanya. Teman-temannya mentertawakan Sudra yang sudah dianggap gila sampai mendewa-dewakan korek dibanding dengan wanita cantik.

Lagi asik-asik mengobrol, suara pintu terdengar terbuka dan keluarlah sesosok mahluk manis yang menggoda mata untuk melirik, berjalan menuju kerumunan Sudra and the genk,dengan suara yang menggoda mahluk manis itu menepuk punggung Sudra sambil setengah menunduk dan menonjolkan belahan ketapel mahluk manis itu dan berkata.."mas punya korek ga"..masih setengah mangap Sudra dengan menelan ludah mengatakan, "iya ada kok"..Tontoy yang dari tadi bengong dengan segera melayangkan tangannya ke kepala Sudra dan berkata.."ngehe lo, tadi aja gw minta ga boleh temen macam apa lo". Dengan usaha keras Sudra menyalakan korek buat mahluk manis itu walaupun beberapa batang habis karena tidak menyala, pas ada yang menyala Sudra terpana oleh belahan ketapel mahluk manis dan koreknya terbakar mulai habis dan Sudra memainkan batang korek apinya lebih di turunkan agar dapat melihat belahan ketapel mahluk manis itu lebih jelas. Mahluk manis sewot karena merasa dipermainkan langsung melabrak Sudra.."eh niat ga si mas ngasih koreknya", kawan-kawan Sudra langsung mengerenyitkan jidatnya yang pada gosong melihat keberuntungan Sudra, langsung mereka memalingkan mukanya dan mendehem melihat kelakuan Sudra. Sudra menjawab.."eh maaf non, ga sengaja kenapa ni tangan ga akur ma napsu..ups maksudnya otak sumber segala napsu, eh salah lagi…hehehe", jawab Sudra. lalu dinyalakan lagi satu batang dan mahluk manis berlalu, Sudra menelan ludah dibarengi dengan kelepakan tangan halus Tontoy yang mendarat pas diubun-ubun Sudra. "Dasar bandot ga bisa liat gunung mo meletus dikit lo, makanya jangan kebanyakan jadi "vegetarian" lo jadi gila lama-lama lo",ucap Tontoy..dengan setengah dongkol hayalannya diganggu, Sudra menjawab,"omongan lo kaya petugas cagar alam sampe bawa-bawa vegetarian, cumi lo", sungut Sudra. Ditengah konflik dua binatang itu tiba-tiba terpotong oleh Suman yang menegur Sudra.."Sud tuh Antis manggil, udah lo ke sana aja daripada ni tempat jadi cagar alam gara-gara dua binatang pada saling ngerumpi ngerebutin suaka margasatwanya di gunung yang ga jelas hehehe", dibarengi oleh tawa kawan-kawan Sudra..dengan menyisakan kesal dihati maka Sudra berlalu dan menghampiri Antis.

"Ada apa ntis, muka lo sumringah amet?!",tanya Sudra."eh,ngomong-ngomong program khayalan lo yang seratus hari gimana tuh?",tanya Antis.."waduh gimana ya pemerintah aja seratus hari ga kelar-kelar urusannya apalagi gw yang cuman sebagai pria metrosexual, kayanya ga sampe seratus hari ni korek habis deh, jadi kayanya gw harus berhenti ngerokok sebelum waktunya",jawab Sudra.."bagus lah jawab antis.oh iya ngomong-ngomong lo kan lagi ngincer si Aci ya?",tanya Antis."loh ko tau?!, jawab Sudra penuh keheranan. "ada aja hehehe", jawab antis. "memang ada apaan dengan Aci?"sudra ingin tahu. "lo jangan ke GR-an dulu yah..tuh anak nyuruh lo kerumahnya, ga tau tuh anak apa da perlu ma lo apa dia nyari pembokat baru hehehe…ups kiding men",setengah belagak bego Antis menimpalnya. "sial lo",sungut sudra. "ok lah kalo begitu, doi memang bercitra rasa tinggi melihat seorang pria mentrosexual bersertifikat",bangga si Sudra mengawang-awang. "yah ni anak improve kelebihan!",jawab Antis setengah sewot melihat kelakuan Sudra. "oke jam berapa gw mesti kesana?",tanya sudra berapi-api."setengah delapan lo kesana and jangan lupa nggak pake ngaret ye, sebab tuh anak ga suka sama orang ngaret",ujar Antis. "siap bos", jawab Sudra.

Dengan menaiki becak yang ia tumpangi, Sudra melangkah dengan pasti memencet bel dari luar.Aci keluar dan menyambut ramah. "hai apa kabar dra?",sambut Aci. "always good kalo kata orang bule hehehe", jawab Sudra mencairkan suasana. Masuk aja ga dikunci. Sudra melangkah masuk dan menuju teras. Aci mempersilahkan duduk, lalu memulai obrolan ringan dengan Sudra..setelah lama ngobrol, Aci menanyakan tentang kehebatan Sudra dalam bermain catur. Sudra tersentak kaget campur haru kalo Aci mengetahui kemampuannya yang dapat disejajarkan oleh GM Catur Utut Hadianto. Sudra menjelaskan bahwa ia memenangi semua kompetisi baik tingkat RT,RW,hingga kelurahan sampai-sampai kalo begadang tarohan rokok pun ia jabanin. Aci yang nyaris tertidur pun kaget setelah ditegur oleh Sudra yang baru saja menyelesaikan ceritanya tiga Bab dan memanggil Aci. "waduh hebat juga yah kemampuan kamu Sudra’,puji Aci. "oh so pasti hehehe", jawab sudra. oh iya sampai lupa belum dikasih minum yah. "duh ga usah repot-repot nih dengan hanya melihat kamu berbicara ni tenggorokan ga tau yah kenapa ko bawaannya mo basah mulu yah hehehe",Sudra dengan rayuannya yang ga jelas. "ah, bisa aja kamu", jawab Aci.."gimana kalo aku buatin kopi kan kamu sering begadang!",Aci menawarkan Sudra. "boleh juga kalo de Aci ga ragu-ragu hehehe", jawab sudra tanpa sopan. Aci pun masuk rumah dengan tampang asam dibilang ade.

Setelah beberapa saat menunggu, Aci keluar membawa dua cangkir kopi. Sudra agak heran dengan Aci, lalu menanyakan kepada Aci. "Ci kamu ngopi juga?kalo kamu mo minuman lain ga apa-apa lagi Ci, aku jadi ga enak nih lagipula kebanyakan kafein ga baik buat kesehatan, kalo aku sih cowo sudah terbiasa rokok berjodoh dengan kopi", Sudra setengah bernasihat kepada Aci seolah-olah memberi perhatian lebih kepada Aci. Aci yang daritadi mendengarkan sudra menjawab, "ini kopi bukan buat aku!". Sudra terheran-heran, "lalu buat siapa dong?aku kan kesini sendirian, jangan-jangan ada teman laki-laki kamu mau kesini yah?",tanya Sudra. "Tenang dong mas jangan panik, ini buat papa aku",jawab Aci.."HAAAHH!", Sudra terkejut mendengar pernyataan Aci. Papa Aci keluar dengan memakai kain sarung dan kutang lalu membawa papan catur,tampangnya sedikit gahar dan beraroma dari pulau Andalas. "ini papa aku", ucap Aci. "papa aku lagi mencari lawan yang jago buat menghadapi 17-an di daerahku ini",Aci menjelaskan kepada Sudra tentang maksudnya. "ini lo pah Sudra yang aku ceritain",jelas Aci kepada papanya. "hai anak muda kalo kau memang jago main catur maka kau bebas main kesini dengan catatan kau kalahkan aku yah",tantang papa Aci. Sudra pun menjawab, "bener nih om..okelah kalo begitu kita mulai".

Dengan rokok ditangan bak dalam kejuaraan kelas dunia kedua orang ini berpikir keras.tiba -tiba papa aci berkata, "hei, siapa namamu?". "Sudra om",jawab Sudra. "oiya Sudra kau punya korek tidak, kebetulan korek aku habis". Dijawab dengan ragu.."eehmm ya ada sih om,tapi..",belum selesai Sudra berbicara,papa Aci memotong, "hei pelit kali kau, berapa sih harga korek, macam mana kau mau jalan dengan anak aku kalo korek yang cuman seharga permen cecak saja kau pelit". "iyaa om", jawab Sudra terbata-bata kaget bukan kepalang disindir seperti itu. Sudra hanya menahan napas melihat batang perbatang koreknya terbuang oleh papa Aci yang merokoknya seperti kereta api Argo Bromo jurusan Surabaya. "Skak-Steer!", hentak papa Aci.Sudra pun membanting rokoknya dan menyesali kenapa ia kalah dan tidak konsentrasi oleh karena koreknya saja padahal ia belum pernah dikalahkan dengan cara Skak-Steer seperti itu. Selain itu penyelesaian yang teramat dalam adalah ia tidak bisa jalan dengan Aci(Sudra pun melamun dan menghayalkan kegagalan yang teramat menyakitkan padahal ia sudah membayangkan berjalan-jalan dengan mesra dengan Aci). "HAHAHA, anak muda boleh juga permainanmu, besok-besok kau boleh bermain disini kita bertarung lagi, aku suka gaya kau bermain handal juga kau sebagai anak muda dalam bermain catur",puji papa Aci. "oh, masih boleh saya bermain disini Om?",tanya Sudra meyakinkan pendengarannya. "iya kau boleh kesini lagi", balas papa Aci. "Setubuh Om..eh maaf Om maksudnya setuju dan sepakat deh hehehe"."kalo begitu saya pamit pulang Om berhubung sudah malam",Sudra berpamitan kepada Aci dan Papanya.

Ditengah keriangan hatinya Sudra pun cemas sambil menghisap rokoknya yang mulai habis dan mulai mengutuk cara merokok papanya Aci yang modelnya kaya kereta api,"Sial..ga kira-kira tuh lokomotif". Tanpa terasa jalanan pun sepi hening..Sudra pun membuang sebatang rokoknya yang hampir habis dan memeriksa koreknya yang terasa ringan.lalu kecemasan itu mulai memuncak dan ia mulai berdoa..sambil membuka korek itu pelan-pelan..ternyata korek itu tinggal satu batang.sambil melihat bungkus rokok yang tersisa dan melihat jam tepat 12 malam, Sudra pun berkata "inilah saat yang tepat..moment of truthnya segalanya diawali dengan baik untuk memulai pas di awal hari yang baru dengan satu korek ini aku berhenti". Dengan genggaman yang pasti agar tidak terjadi kesalahan ia mulai mengangkat tangannya,mengayunkan dengan pasti..Cres!tanda korek menyala, dan tiba-tiba korek itu patah menjadi dua bagian dan ujungnya menyala..AAAARRRGGGGHHHHH Sudra mengangkat tangannya keatas langit…

NB: cerita ini saya buat pada tahun 2005…inilah awal dari saya menulis mengenai cerpen, dan saya menulis ini pada dasarnya untuk sebuah film pendek yang tak terselesaikan sampai saat ini…hehehe.dan harap maklum saja masih banyak kira-kira penulisannya…hahaha

PUTRA PETIR STUDIO 2

Friday, March 16th, 2007

"nih Lintas Malam kali yah.."celoteh Indro (Campers Studio)

sore itu langit tertutup oleh perkasa hitamnya awan,kami para kru seperti kebiasaan selalu santai menjelang On Air dengan menghisap beberapa batang rokok sebelum bertempur dengan cacian dan perintah.canda tawa mengiringi komentar cuaca yang mulai tidak bersahabat. wah badai nih,gila bakalan kacau,angin kayaknya bakal kencang deh.itu hanya beberapa komentar yang keluar dari mulut tak bertuan tak tahu makna dan penjelasan.

padahal siangnya matahari siap merobek kulit,tapi sore harinya kebalikan. tak sedikit pun sinar Raja Siang dibiarkan muncul barang sependar pun."10 menit…"Master memanggil,kami segera beranjak dari obrolan kami dan siap-siap mulai tempur.Tommy Adithiya pun menyusul masuk ke studio untuk memerankan laku sebagai pengabar,semua kru check sistem.

3,2,1…PLAY!,Tune Lintas 5 tayang,headline dibacakan masuk opening tanda dimulai Lintas 5.segmen satu mengalir dengan baik,materi satu disajikan tanpa cacat.tapi suasana diluar tak bisa berbohong,halilitar mulai memekakan telinga dan bergemuruh timbulkan getaran kecil di dalam studio.walaupun studio 2 kedap suara,tapi kalau ada suara halilintar yang keras bisa terdengar kedalam studio.sahut-sahutan suara petir menunjukkan keperkasaan sang alam,sedikit mengganggu Tommy."waduh yan,was-was nih gw",ujar tommy."tenang aja tom",jawab ku sambil menenangkan salah satu aset terbaik dari TPI.sampai pada materi 4 masuk narasi,suara petir semakin keras.Teaser (pengantar Iklan) belum selesai dibacakan,tiba-tiba…JLEGER!kami semua terkejut dengan kerasnya suara itu,akibatnya dua monitor di studio mati mendadak dan seperti listrik yang terbakar bunyinya."yah gw lepas aja deh nih earphone",Tommy mulai resah dengan keadaannya (padahal secara logika earphone itu plastik dan wireless)."itu plastik tom",jawab ku.Indro segera mengecheck sub control untuk memastikan keadaan,kami semua mulai panik kalau-kalau tayangan rusak,baik itu visual maupun audio (maklum saja ini industri dan persaingan).

saya dan tommy mulai kebingungan karena di monitor On Air blank,"gimana nih Tom",tanya ku menunggu kepastian.suara mas Bambang Pri (PD) terdengar mulai countdown menandakan tayangan aman,dan segmen dua mengalir kembali dan materi 5 tayang.lagi-lagi suara halilintar menganggu konsentrasi kami semua,masuk materi 6 tiba-tiba…JLEGER! petir kedua terdengar lebih keras suaranya dari yang sebelumnya.astagfirullah,Make Up Artis tersentak…kali ini petir menyebabkan semua alat menimbulkan bunyi seperti kabel listrik yang saling bergesekan.semua alat elektrik mati termasuk pegangan saya yaitu prompter.semua kru keluar dan panik karena di sub control ada asap dan bau terbakar dari mixer audio dan percikan dibelakang monitor preview.seketika seluruh kru keluar berhamburan meninggalkan ruangan sub control,suasana pun mencekam.Bang Boris (PD) yang khas komentarnya selalu mengundang tawa dengan celaan terhadap Bobby (TS) yang dikatakannya pembawa sial karena auranya jahat dan busuk,penyegar dibalik kepanikan…hahahaha.

jadilah di layar seluruh nusantara visual kami berubah format menjadi JPEG,gambar still dengkul anak kurang gizi…hehehe.seorang kawan dari TV tetangga menanyakan,"kenapa TV lo?".ku Jawab,"kesamber petir bo…studio dan sub control mencekam".ternyata bukan kami saja kena sialnya,ruang Master control pun sempat terbakar dan beberapa siaran taping seperti Rakyat Bicara kena getahnya.Tower kami yang gagah tersambar.saya tidak habis pikir kok ga ada penangkal petirnya?,dan ini kejadian kali kedua pas siaran Lintas 5.pada kejadian pertama mixer audio bergerak tak terkendali,karena kuatnya aliran listrik.

gila benar kejadian ini,kalau TV tetangga ada yang was-was ketika hujan takut karena kebanjiran studio dan akses ke kantor,tetapi kami lebih berbahaya lagi yaitu tersambar oleh petir.

saya pun segera keluar dari studio untuk melihat suasana,wow-pancang bendera kami patah akibat kuatnya angin,sampai-sampai jejak sang saka tak tahu dimana jatuhnya.kawan-kawan di post pro punya cerita menarik.mereka menonton bagaimana ganasnya petir menyambar tower,kata mereka-melihat keluar jendela sambil menghitung petir yang berkali-kali mencoba menyambar dan pas yang ketiga kalinya barulah kena tuh tower.pada saat itu tiga komputer post pro untuk editing dan grafis mati,bekas aliran listrik yang terbakar mencap di ruangan master control.sungguh ini kejadian luar biasa kalau terus dibiarkan seperti ini bisa-bisa menjatuhkan citra.

pada kejadian ini ada dua orang yang sama mengalami peristiwa ini yaitu Tommy Adithiya dan Sodikin (Audio),saya pun mengejeknya dengan perkataan "lo berdua ga pada junub ya?!"…hahaha.tuk sekedar mencairkan suasana.dan saya membuat anekdot untuk kru Studio 2 kami adalah PUTRA PETIR!hahaha.

cah-cah

Wednesday, March 14th, 2007

salah tingkah,ingin selalu sempurna di setiap pertemuan dengan dicintai.kita selalu bertopeng kenal dengan dia,terkadang lupa dengan hal kecil salah berucap.

itu salah satu sikap yang pasti terjadi kalau orang sedang jatuh cinta,tanpa kenal logika selalu ingin sempurna.hal tersebut saya alami setelah lupa caranya pendekatan dan jatuh cinta.mungkin sudah terlalu lama tidak mengejar impian maka saya melupakan hal-hal penting dalam pendekatan.saya punya cerita yang kelam dengan cinta saya yang lama,kesalahan yang saya buat selalu menjadi trauma berkepanjangan (mengapa bisa menjadi buas).saya sangat takut dengan sifat terpendam yang saya tidak sadari itu timbul kembali ketika akan mencintai perempuan kembali,mungkin saat itulah yang namanya cinta buta menutup semua pikiran rasional saya.

saat ini awan mendung itu mulai hilang dengan terbukanya lembaran baru dari kisah lama percintaan saya dengan penokohan perempuan sakit hati yang selalu mempertanyakan jalan cerita lalu.saya tak mampu berkata dan bisu dalam kekakuan pertemuan yang berulang dalam perjumpaan dengannya,perempuan itu selalu menyangkutkan sifat dan kelakuan remaja yang dalam tahap pencarian dan keliaran jiwa muda.saya teringat waktu dulu saat ia menunggu di depan kelas setelah pelajaran usai,pada saat itu saya menghindar dengan bersembunyi dibalik meja karena entah ketakutan,malu,dan tak biasa diperlakukan seperti itu…"yan,yo dah nunggu tuh depan kelas",ucap aya yang memberitahu aku."mana",jawabku…"sst,jangan bilang-bilang gw ada didalam.bilang aja gw ga masuk atau sudah keluar",elak ku sambil menyumput di bawah meja kelas…timbul juga perasaan tak enak melihatnya menunggu sampai kelas sepi.dengan terpaksa seperti orang yang kalah dalam perang kadung malu,saya keluar dengan cengar-cengir dan segera mengajaknya beranjak dari bangku selasar ruang kelas, sambil mengajaknya jalan beriringan seperti kereta api menyenandungkan lagu Ninja Hatori…hahaha.

pikiran dan nostalgi itulah yang selalu saya ingat,karena sedikitnya waktu kami untuk bersama.kenapa kurangnya waktu bersama,itu semua dikarenakan saya adalah tipikal orang cuek dan malas untuk jalan keluar kalau tidak penting,kalau pun ingin keluar itu harus dengan teman-teman atau lebih baik ke gunung yang pada saat itu merupakan kegiatan yang baru saya gandrungi.

sekarang kelimunan saya selalu melihat dia dalam awang pikiran.tak tahu harus mulai bagaimana untuk memulai kembali,mungkin dengan mengurangi perasaan sebagai spekulan agresif.saya sangat berhati-hati dalam permainan ini.

ini permainan untuk orang dewasa!hahaha

Berguling bersama MACAN

Friday, March 9th, 2007

ABER (Apes Berat)…hari Jumat jadi hari gw paling sial…hahaha

gimana ga sial,menjelang jumat malam gw mo berangkat kerja.waktu menunjukkan pukul 18.55…gw liat langit cerah…mandi deh gw,selesai mandi gw siap2 solat isya…kelar gw mo nyalain motor eh tiba2 gerimis…waduh gw nekat aja dah untung2an…baru setengah jalan cuaca makin ga bersahabat,gw terpaksa ngalah sambil ngedumel dan melihat langit "mo lo apaan sih hujan", kutuk gw.sibuk nelpon kantor minta tolong temen gantiin gw sebentar tapi ga ada jawaban semua..dan hujan berhentilah,singsingkan celana melaju lah gw tanpa buang waktu,lom selesai kekesalan gw karena pakaian basah,disaat itu juga gw harus nerima cipratan air dari roda2 motor dan mobil.mana kondisi motor lagi ga laik jalan…

waduh terpaksa dah gw bebersih dulu dikantor dan mengganti pakaian…setelah santai-santai untuk menenangkan hati yang dongkol,gw nyiapin kaset buat lintas malam,raga gw serasa beku karena dingin blom juga mo hilang2 bekas air hujan…pukul menunjukkan 23.10,gw nge roll kaset buat tayangan Reuters,dan segera menuju studio.sampai di studio,gw disuruh nganter RO (Round Down) untuk master,berhubung waktu mempet minjam lah motor dan kebetulan saat itu ada Make Up Artist Ari (homo tampaknya).Ri, ngojek yu..ajak ku sambil canda…eh,tau2nya maen nangkring aja dia.otomatis ga enak nyuruh dia turun dari tunggangan,secepat kilatlah gw geber motor biar ga lama2 ma tuh homo…gila doi,seumur2 gw boncengin cewe lom ada yang serapet dia.mana burungnya ditempelin lagi…SETAN ALAS,ucap gw sambil nyebut asma Alloh biar ga ketularan!.dah selaesai nganter RO,tancap gas segera ngacir dari master,eh dia buat kejutan lain..dia cium2 jaket gw..BANGSAT!..trus "ade" gw yang maha suci ini doi pegang…makin edan aja tuh banci,dah gitu dikatain kecil lagi..sial,tengsin gw (biar kecil tahan lama).

dah kelar Lintas Malam,gw balik ke NewsRoom…lom selesai lagi pala gw muter tujuh keliling gara-gara kelakuan tuh Homo…eh temen gw sewot ma gw…dibilang ngelunjak gw,sial…biarin aja dah,pikir gw..toh semua jalan apa adanya dan pasti hal kaya gini ada.pas mo menjelang subuh,gw sama Guritno (Editor) dan Mas Yasri (ENG),ngobrol santai di ruang smoking room sambil ngomentarin infotainment,dan mas Yasri sibuk dengan khotbah agamanya,gw pun nyeleneh aja ngasih komentarnya,lah malah dia sewot bukan kepalang…gw tinggal aja ke meja gw dan trus gw siap2 ke mesjid…di Mesjid gw mikir,kok ajaib banget yah nih orang-orang bisa kaya gini semua ma gw…sendirian gw di mesjid.

pagi hari menyambut,siap2 gw beberes meja dan ngerapihin semuanya trus ngambil koran buat bokap..start engine dah sama si TIGI…sepanjang perjalanan gw ngedumel sama si Tigi,"lo kok makin lama makin ga asik sih"…dalam hati gw ngedumel sama tuh produk HONDA…apa dulu lo banyak dosa yah..hahaha (itu cerita gw ma tigi doank yang tau).jadi sepanjang perjalanan Tigi gw geber trus ampe pol…saking keselnya gw.

terowongan itu emang susah untuk dilewati dengan kecepatan rendah…serasa sang pahlawan nguber penjahat,gw pun ngikutin jiwa epos gw yang makin liar mantengin tuh tali gas kecepatan 80 KM/H…jalanan lowong ada dua motor di depan salip kiri,depan motor Thunder perak mo motong, dah feeling ga beres gw tetep tancep gas…tuh Thunder asyik bener jalannya,ga ketahanan lagi..gw pasrah…JEGER!!GASRUK…kaki diatas,pala dibawah ngegleser trus dah kaya motoGP…waduh si TIGI!,tengsin nih..keadaan memanas,segeralah gw kelaurin aji-ajian gw…cengar-cengir sambil ngerayu dan ngaku pegawai rendahan biar ga ditahan KTP n takut di apelin rumah gw minta bon ganti rugi,untung dikantong megang duit…kelar basa-basi…si Tigi yang lom kelar ngambek ma gw…DOI MOGOK!kampret,kutu loncat…seharian lom tidur masih dipaksa juga gw puter otak ngakalin busi…

badan besat-beset,tas lecet,celana Jins kesayangan gw kotor(untung ga robek),jaket biru favorit gw,Tigi bengep depannya…waduh banyak banget hitungan gw hari itu…dan mana solat jumat…yang tadi niatnya gw ngantuk berat trus mo tikam ni hari dengan boboan,eh malah begadang lagi siang hari…BAH!

udah 4 tahun gw ga nyium aspal,eh sekarang gw nyium aspal lagi…yah itulah derita kaum Bikers…selama gw jalan bareng si Tigi lom pernah dia bikin gw celaka,dan gw percaya banget dengan kemampuan doi dalam hal perihal pengereman mendadak…kali ini doi ga sanggup nahan beban itu kali yah…hahaha

oh TIGI…maafkan aku…dan sekarang lah aku minta maaf…GW JUAL LO!

Pemimpin Kami Bernyanyi

Wednesday, March 7th, 2007

ya,pemimpin kami seorang entertainer yang buruk…

kami sengsara,kami menderita,kami kelaparan,kami kesakitan,kami ketidak adilan…

itu semua terserah kalian…aku pun tetap bernyanyi menghibur kalian…tepuk tangan jamaah partai pada hari itu..siulan kagum menambah sumringah sang kuasa bangsa ini…

dasar pandir…titel S3 lambang saja…mengapa kau tetap bernyanyi,padahal negeri ini mulai tidak bersahabat…kenapa kau lemah lembut ketika negeri ini mulai keras…kenapa kau sedih,ketika negeri ini mulai sombong…kenapa pula kau masih memimpin,ketika negeri ini mulai merontokkan kesombongan kau dan pembantu mu…

masih cukupkah retorika budaya jawa mu yang anggun ini menyentuh kesabaran kami!,kesabaran Tuhan dan alam ini!

PIKIRKANLAH SENIMAN TERBURUK BANGSA INI!…

cerita pagi buta yang mistis

Wednesday, March 7th, 2007

di teras kami ngobrol…obrolan lama dan sekedar menanyakan darimana lo,jadi pembuka malam kami…niatan untuk diperkenalkan urung karena tidak ada balasan dari yang bersangkutan.

sebatang rokok dan gerimis hujan menambah hangatnya malam kami…sialan ban gw pecah trus gw ga bawa duit,kawan ku bercerita…tadi pas gw jalan mo hujan yan tapi kata mas Topik (teman seperjalanan mempih) bilang jangan ngebut santai aja ntar malah hujan,eh benar tadinya si Mempih ngebut tambah deras pas dia pelan malah tidak kena hujan.belum ada yang aneh dari cerita itu…

tak lama berselang dibalik kegelisahan ku karena sesuatu yang tertunda dan tidak jadi,suara dari HP Mempih memotong obrolan…pih,lo dimana…si Mei Wah mulai "diganggu" lagi.sial yan,Mpok (sebutan orang bekasi untuk saudari kakak kandung)gw belakangan sering "kemasukan".aku pun menimpal,muangkin mpok lo suka bengong….ga juga yan,kata orang orang pinter di kampung tulang iga nya jarang-jarang jadi gampang kemasukan.gw mesti balik nih minta air sama Mas Topik…gw ikut deh,sambut ku penuh rasa ingin tahu…daripada gw bengong pas libur mending gw ikut lo,sekalian mo tahu ilmu lo,ucap ku sembari menyindir.

berangkatlah kami ditengah gerimis…sampai di rumah Mas Topik,tanpa buang waktu Mempih di suruh beli air mineral.lo tunggu sini yan,gw nyari warung.tak lama Mempih datang dan mas Topik segera ke dalam kamarnya…mas Topik keluar ruangannya dengan mengenakan sarung dan peci khas bugis…nih Air lo basuhin aja ke muka si Mei Wah,ntar minumnya dikit aja…yup sejurus kemudian kami segera menuju rumah kakak Mempih…Mei Wah tampak duduk diruang tengah,seperti kebiasaan orang chinese rumahnya banyak sekali gantungan dan amplop angpao bekas dari Cap GO Meh kemarin..setengah kelelahan karena sedang mengandung 5 bulan,Mempih segera membasuhkan air itu ke muka Mei Wah,dan meminumkan sedikit.aku pun hanya menunggu di luar karena tidak mau terlibat urusan seperti ini.

setelah selesai dengan urusannya,kami pun minta ijin untuk pulang ke rumah Mempih…disana kami pun melanjutkan obrolan malam dengan membukanya dengan segelas kopi berdua.yah angin yang menusuk tulang memang tidak sedang bersahabat dengan kami…keluh kesah saling lempar-lemparan sambil mengingat kebodohan kala duduk dibangku SMP.baru saja asyik ngobrol,tiba-tiba dering HP kembali memecah obrolan kami…pih cepetan kesini makin parah…tanpa buang waktu lagi kami segera ke rumah Mei Wah yang hanya berjarak 50 meter.aku pun sekedar menunggu di luar saja karena aku tidak mau membuat repot Mempih dan kakaknya…di luar aku pun merasa canggung karena suasana semakin mencekam,daerah disana masih banyak pohon.hiburan ku saat itu hanya memainkan sebatang rokok dan ditemani lagu MR.BIG yang berjudul SHINE.

Dan mulai lah datang ibu Mempih…gimana yan?,jawab ku ga tahu tuh bu…mempih lagi didalam,lanjutku.rasa ingin tahu ku pun memuncah,karena terdengar sayup dari dalam.."KELUAR GA LO!",wah makin seru nih imbuh ku.ambil langkah seribu masuk ke dalam rumah.baru beberapa langkah setelah melihat Mei Wah dipegang sela-sela jari jempol dan telunjuk,bulu kuduk ku naik semua…"ini siapa,mau lo apaan?",setengah nada keras Mempih menanyakan.sang Suami pun tak mau kalah, "ini papa yah".dengan mata terpejam (jauh dari bayanganku dengan mata yang melotot dan merah) Mei wah yang memerankan bukan dirinya lagi tidak menjawab, Mempih pun bertambah keras memencet jari itu dan sang Suami memegang keras tangan kiri Mei Wah…"Siapa Nih?".Mei Wah pun Menangis sambil berontak dengan liar…aku hanya terperangah sambil membaca doa-doan yang ku bisa saja,aku pun mulai mengkhawatirkan kandungannya.setelah lama bergumul dengan gaib itu tiba2 saja Mei Wah meraung-raung keras kesakitan,karena seiring itu pula Mempih semakin keras memengang tangan Mei Wah…seluruh keluarga pun berkumpul.tiba-tiba saja suara keluar dari mulut Mei Wah,bahasa mandarin…waw,sentak semua kami merasa bingung dan tidak dapat mengerti.Mempih pun berkata,iya ini papa lo Bud (suami Mei Wah).Papa..papa maunya apa,Abun minta maap tadi ga sengaja dan ga tahu itu papa…di balas dengan bahasa Mandarin lagi oleh Mei Wah,Mempih pun berkata,"make bahasa indonesia aja,disini kagak ada yang ngerti"…"gw cuma mo liat cucu gw" dengan logat khas orang chinese,"kasian cucu gw lagi sakit,olang dikasih obat…gw cuma mau liat"…"iya ini lagi bunting mantunya",balas Ok Sham (kakak laki Mempih),"kalo mau liat bukan begini caranya"…"datengan aja lewat mimpih dah",tambah Mempih.suasana makin mencekam karena tidak pergi juga gaib ini…hening sejenak,gaib pun mulai menyanyi lagi Mandarin (entah ingin menghibur sang cucu atau maksud lain),Mempih pun bertambah kesal,sambil komat-kamit dan memegang keras lengan Mei Wah,gaib pun kesakitan dan berkata "iya gw bentar lagi pegih"…dan mulai tersadarlah Mei Wah…

ini pertama kalinya aku lihat kejadian seperti ini,sebelumnya hanya melalui cerita orang lain…dan sebelumnya aku pun tak percaya kalau orang keserupan bisa menirukan omongan berbagai bahasa,padahal Mei Wah sama sekali tidak bisa berbahasa Mandarin…maklum saja mereka walaupun punya garis ras chinese tapi mereka tidak mereduksinya terlalu banyak dalam kehidupan mereka…pengalaman baru buat ku.

belum selesai dari kekaguman ku,kami pun segera beranjak dari rumah itu dan kembali melanjutkan obrolan yang terputus…angin pun semakin malam semakin liar,tanpa mengindahkan itu,pada setiap obrolan kami,Mempih terlihat kelelahan dan memerah mukanya…"lo ngantuk pih"tanyaku?…"ga,lo ngobrol-ngobrol aja…ini ada yang mo ngikut ngobrol"jawab Mempih…sialan lo ah…alih-alih makin panjang obrolan angin pun bertambah kencang…mempih pun bertambah lelah,"lo ngapain sih"ingin tahu ku semakin dalam…"ga gw lagi nahan angin…yang gw khawatirin kaya gini tuh nyokap gw…kasian nyokap gw ga bisa tidur kalo angin kenceng"jawab Mempih.segeralah aku menyibak tirai jendela,dan aku pun setengah terperanjat melihat keadaan diluar yang tak masuk akal…pohon disamping rumah Mempih tertiup angin sangat kencang,sedangkan pohon di depan terasnya hanya bergoyang sedikit…waw,luar biasa…"gila lo paten juga ilmu lo"puji ku pada Mempih.

tak lama waktu pun berjalan menuju pagi hari dan kami pun menyudahinya dengan makan Mie Instan pinggir jalan dan Mempih pun mengantarkan ku pulang…

malam yang penuh mistik dan menarik buat ku pada pagi buta itu…

Mempih adalah sahabat lama ku yang memilih Jalanan sebagai kawan hidup dan penopang kesehariannya…dia berani melawan kerasnya dunia ini pada usia muda…"MATI MUDA" itulah yang selalu kuucapkan kepadanya kalau bertemu dengan Mempih…hidup ini memang berat sahabat!