PUTRA PETIR STUDIO 2

"nih Lintas Malam kali yah.."celoteh Indro (Campers Studio)

sore itu langit tertutup oleh perkasa hitamnya awan,kami para kru seperti kebiasaan selalu santai menjelang On Air dengan menghisap beberapa batang rokok sebelum bertempur dengan cacian dan perintah.canda tawa mengiringi komentar cuaca yang mulai tidak bersahabat. wah badai nih,gila bakalan kacau,angin kayaknya bakal kencang deh.itu hanya beberapa komentar yang keluar dari mulut tak bertuan tak tahu makna dan penjelasan.

padahal siangnya matahari siap merobek kulit,tapi sore harinya kebalikan. tak sedikit pun sinar Raja Siang dibiarkan muncul barang sependar pun."10 menit…"Master memanggil,kami segera beranjak dari obrolan kami dan siap-siap mulai tempur.Tommy Adithiya pun menyusul masuk ke studio untuk memerankan laku sebagai pengabar,semua kru check sistem.

3,2,1…PLAY!,Tune Lintas 5 tayang,headline dibacakan masuk opening tanda dimulai Lintas 5.segmen satu mengalir dengan baik,materi satu disajikan tanpa cacat.tapi suasana diluar tak bisa berbohong,halilitar mulai memekakan telinga dan bergemuruh timbulkan getaran kecil di dalam studio.walaupun studio 2 kedap suara,tapi kalau ada suara halilintar yang keras bisa terdengar kedalam studio.sahut-sahutan suara petir menunjukkan keperkasaan sang alam,sedikit mengganggu Tommy."waduh yan,was-was nih gw",ujar tommy."tenang aja tom",jawab ku sambil menenangkan salah satu aset terbaik dari TPI.sampai pada materi 4 masuk narasi,suara petir semakin keras.Teaser (pengantar Iklan) belum selesai dibacakan,tiba-tiba…JLEGER!kami semua terkejut dengan kerasnya suara itu,akibatnya dua monitor di studio mati mendadak dan seperti listrik yang terbakar bunyinya."yah gw lepas aja deh nih earphone",Tommy mulai resah dengan keadaannya (padahal secara logika earphone itu plastik dan wireless)."itu plastik tom",jawab ku.Indro segera mengecheck sub control untuk memastikan keadaan,kami semua mulai panik kalau-kalau tayangan rusak,baik itu visual maupun audio (maklum saja ini industri dan persaingan).

saya dan tommy mulai kebingungan karena di monitor On Air blank,"gimana nih Tom",tanya ku menunggu kepastian.suara mas Bambang Pri (PD) terdengar mulai countdown menandakan tayangan aman,dan segmen dua mengalir kembali dan materi 5 tayang.lagi-lagi suara halilintar menganggu konsentrasi kami semua,masuk materi 6 tiba-tiba…JLEGER! petir kedua terdengar lebih keras suaranya dari yang sebelumnya.astagfirullah,Make Up Artis tersentak…kali ini petir menyebabkan semua alat menimbulkan bunyi seperti kabel listrik yang saling bergesekan.semua alat elektrik mati termasuk pegangan saya yaitu prompter.semua kru keluar dan panik karena di sub control ada asap dan bau terbakar dari mixer audio dan percikan dibelakang monitor preview.seketika seluruh kru keluar berhamburan meninggalkan ruangan sub control,suasana pun mencekam.Bang Boris (PD) yang khas komentarnya selalu mengundang tawa dengan celaan terhadap Bobby (TS) yang dikatakannya pembawa sial karena auranya jahat dan busuk,penyegar dibalik kepanikan…hahahaha.

jadilah di layar seluruh nusantara visual kami berubah format menjadi JPEG,gambar still dengkul anak kurang gizi…hehehe.seorang kawan dari TV tetangga menanyakan,"kenapa TV lo?".ku Jawab,"kesamber petir bo…studio dan sub control mencekam".ternyata bukan kami saja kena sialnya,ruang Master control pun sempat terbakar dan beberapa siaran taping seperti Rakyat Bicara kena getahnya.Tower kami yang gagah tersambar.saya tidak habis pikir kok ga ada penangkal petirnya?,dan ini kejadian kali kedua pas siaran Lintas 5.pada kejadian pertama mixer audio bergerak tak terkendali,karena kuatnya aliran listrik.

gila benar kejadian ini,kalau TV tetangga ada yang was-was ketika hujan takut karena kebanjiran studio dan akses ke kantor,tetapi kami lebih berbahaya lagi yaitu tersambar oleh petir.

saya pun segera keluar dari studio untuk melihat suasana,wow-pancang bendera kami patah akibat kuatnya angin,sampai-sampai jejak sang saka tak tahu dimana jatuhnya.kawan-kawan di post pro punya cerita menarik.mereka menonton bagaimana ganasnya petir menyambar tower,kata mereka-melihat keluar jendela sambil menghitung petir yang berkali-kali mencoba menyambar dan pas yang ketiga kalinya barulah kena tuh tower.pada saat itu tiga komputer post pro untuk editing dan grafis mati,bekas aliran listrik yang terbakar mencap di ruangan master control.sungguh ini kejadian luar biasa kalau terus dibiarkan seperti ini bisa-bisa menjatuhkan citra.

pada kejadian ini ada dua orang yang sama mengalami peristiwa ini yaitu Tommy Adithiya dan Sodikin (Audio),saya pun mengejeknya dengan perkataan "lo berdua ga pada junub ya?!"…hahaha.tuk sekedar mencairkan suasana.dan saya membuat anekdot untuk kru Studio 2 kami adalah PUTRA PETIR!hahaha.

Leave a Reply