Archive for April, 2007

Hidup Tertib dan Bersih Susah di Jakarta

Monday, April 30th, 2007

Senin pagi…menurut gw ga ada enak-enaknya buat gw sebagai Bikers…kalo mo berangkat kerja pas senin pagi,pasti kepala gw dah mikir jelek sama keadaan nanti di jalan,yah macet lah,padat merayap,kendaraan dah kaya semut…dah ga ada ceria-cerianya lagi pas berangkat.

kenapa yah setiap Senin pagi kendaraan dah kaya mo ngeroyok ibukota,apalagi kendaraan roda dua.duh pusing ngeliat tingkah para bikers. Slonong boy jalannya,apalagi kalo dah pada kena lampu merah…busyettt (buaya darat),muka nya serem-serem ngeliatin lampu merah.rame-rame pada berebutan pole position ‘n engine break buat nakut-nakutin lawan disebelah,padahal tunggangannya motor bebek berbekal knalpot Rp.150 ribuan doank.menang suara,tapi tenaga nangke bubur (kalo kata alm.Benyamin Sueb).pokoknya dah kaga ada tertib-tertibnya,gw pun ga menampik kadang-kadang jiwa pembalap gw suka kepancing ga tertib,tuk raih pole position paling depan…hehehe,SECARA gw MANUSIA Jack!. dah gitu,pas lampu hijau,widih kelakuannya..ada yang setengah jemping,trus kepat-kepot,ada yang kemayu jalannya,lom lagi lawan di depan ga mo kalah padahal lampu gilirannya dah merah. jadi lampu merah pada Senin pagi salah satu fase pengantar nyawa yang mumpuni deh, lah dah tau kan kendaraan dua untuk sekitar daerah penyangga ibukota peredarannya banyak banget sekarang.jadi tuh kalo pas lampu hijau ada aja yang jatuh,ya sudah serentak lah kita berguguran…ngehe banget ga tuh.

Asal kita tahu aja yah,indonesia adalah saluh satu pasar motor terbesar ketiga setelah China dan India. jadi pada 10 tahun terakhir,rekor penjualan tertinggi sepeda motor di Indonesia terjadi pada tahun 2005 yang mencapai 5.089.425 unit.sedangkan pada kuartal pertama tahun 2006, hanya 881,201 unit.ini berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia. Bisa dibayangkan dong pertambahannya pada tahun 2007 ini,dengan banyak bermunculan pesaing-pesaing baru dalam kancah industri ini bisa jadi menyumbangkan kesumpekkan buat jalan-jalan sekitar daerah penyangga ibukota dan ibukota…huuuuaaaahhh…nah,itu baru sepeda motor.gimana dengan kendaraan roda empat.pemerintah kota dan pihak-pihak yang terkait harus lah memperhatikan ini dong.setidaknya dengan bertambahnya jumlah kendaraan baru,otomatis harus diikuti dengan ditambahnya volume lebar jalan. jadi,dengan tingginya tingkat perjalanan di ibukota,pada jam sibuk pagi dan sore. Jalan utama di jakarta hanya bergerak 12 KM/jam. Menurut penelitian Japan International Corporation Agency (JICA) dan The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) menunjukkan Bahwa, jika tidak ada pembenahan sistem Transportasi umum, maka lalu lintas Jakarta akan mati pada tahun 2014.ini berdasarkan pertumbuhan kendaraan di Jakarta yang rata-rata per tahun mencapai 11 %. dan tercatat setiap hari ada 138 pengajuan STNK baru,berarti pula setiap harinya Jakarta membutuhkan penambahan jalan sepanjang 800 meter…kan gila tuh.sekarang lihat di Jakarta mana ada lagi jaluryang bisa dipotong untuk pelebaran jalan.alih-alih malah jalur hijau yang dibabat.ironis, Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan sumber kapital negeri ini tidak punya plan dalam agendanya untuk mengatasi masalah ini…sepertinya,pemerintah pusat hanya membebankan ini kepada pemerintah daerah. Dengan tingginya industri otomotif di Indonesia sudah seharusnya dibuat undang-undang yang membatasi produksi dari kendaraan.lebih bijak lagi dibuat peraturan pembatasan tahun kendaraan (kayaknya susah tuh realisasinya).

nah, kita kembali kepermasalahan lampu merah lagi. gw sih pernah ya ngerjain orang-orang yang lagi pada nungguin lampu merah jadi hijau.jadi pas lagi rame-ramenya tuh,biasalah yang ga pada sabaran pasti ngelewatin garis putih pembatas kan…nah,gw sih lagi iseng aja ngeliatin tingkah polah mereka.dalam pikiran gw pasti ni orang pada ga sabaran,trus tunggu komando aja dari satu orang tuk ngelanggar lampu merah pasti jiwa massanya pada kepancing. nah,pada saat itu lampu masih merah sih..dan kayaknya masih lama,trus lawan dari depan pun masih banyak.isenga-iseng aja gw klakson,percaya atau tidak dan itu sesuai kemauan gw…sekali bunyin TEETTT bunyi klakson,tanpa komando…melesat lah mereka…hahahaha…gw ga nyangka keisengan gw berhasil dengan sukses,bangga banget gw…hahahaha…huebrat jrenggg!!!

yah itu sih cuma salah satu penyumbang stres pada senin pagi aja,lampu merah itu…ada lagi yang bikin eneK,ANGKOT…gila tuh salah satu yang patut diharamin, kalo aja ada fatwa nya. emang kadang kala kita butuh,tapi kebanyakan ngeselin.tapi satu ajian alasan mereka yang suka buat kesel gw…ini urusan perut!!!…ini lagi sebagai penyumbang pemborosan BBM juga loh.pernah kan PLN nyetop alirannya dan buat penggiliran aliran listriknya,ini tentunya nyiksa kita dong.alasanya buat ngehemat BBM.lah…seharusnya bukan itu aja yang jadi titik perhatian,tuh angkot berantas,dan kurangin jumlahnya.cobalah di bogor itu! perbandingan penumpang dengan angkot 1:7.dalam beberapa menit kita bisa menemui angkot jurusan yang sama.bisa dibayangkan kan,berapa liter yang terbuang percuma.kalo lo sering lewat jalur pekayon-pondok gede tentunya sering merasa kan kejengahan melalui trek disitu.pernah gw ngitungin pas macet berapa jumlah deretan K-02 bejejer pa macet,itu dalam jarak 2 meter ada lima kendaraan,pas lancar dalam jarak 10 meter ada tiga.blom lagi jurusan yang lain. dan parahnya kalo mereka pada ngetem…SETAN ALAS mereka!.yang ngeselin tuh,mereka pada pake tutup telinga dan kacamata kuda kalo ngetem.giliran kalo dibelakang pada sibuk klakson,eh pas didepan pada belagak bego…dan kalo ditegur pada masang alis di naik-naikin…ngehe!.

sialan bener dah kalo jadi Bikers di Jakarta,mo lembut salah,mo gahar juga salah!.

Belum lagi permasalahan polusi udara.kalo Senin pagi nih,gw itu sesak napas jadi nahan napas supaya ga banyak menghisap asap knalpot..gas buang kendaraan di Jakarta sudah sangat memprihatinkan.Jakarta saat ini menduduki peringkat ketiga terburuk kualitas udaranya di dunia,setelah Mexico City dan Bangkok berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia tahun 2006.kurangnya lahan terbuka hijau di Jakarta ditenggarai juga sebagai sebab kurangnya media penetralisir racun untuk udara di Jakarta.bayangkan,semestinya dari total luas daerah Jakarta itu diperlukan lahan 30 persen untuk mengimbangi pencemaran udara.tapi yang tersedia hanya sembilan persen…duh jadi masygul gw. Gw pernah pengalaman tersiksa dengan udara di Jakarta.Jadi waktu itu gw pulang kuliah,dan ingin menjemput seseorang di daerah Casablanca. pada saat itu hujan dan sudah reda.kira-kira sudah tidak menunjukkan tanda-tanda tidak hujan lagi,berangkatlah gw. Seperti biasa setelah hujan, angin tidak berhembus. Gw melewati trek menuju Casablanca itu melalui T.B. Simatupang-Warung Buncit-Rasuna Sahid. selama dalam perjalanan, gw merasakan mata gw pedih dan berair trus,dah gitu napas gw sesak. betapa kagetnya gw ketika melihat ke langit-langit Jakarta ternyata berkabut,jarak pandang untuk 500 meter pun sudah terlihat berkabut. Bisa dibayangkan dong,gimana kotornya kualitas udara pada saat itu..pokoknya kesiksa banget gw!..Enak yang naik mobil,lah gw naik motor..jadi dah gw Ali Topan di Dalam Kabut Polusi Jakarta!

BAH…rese banget pokoknya berkaitan dengan lalu lintas Jakarta.ga pernah bikin nyaman penghuninya…kita selalu dipaksa bercerita di jalanan…

nb: sori ah ngelantur

Apa Benar ada Janji Tuhan di Pernikahan?

Thursday, April 26th, 2007

hmm…pernikahan?

apakah pernikahan itu?, apa yang harus disiapkan dari pernikahan dan pada kapan kita harus menikah?…alegori dari banyak teori untuk satu pembenaran pasti jadi menimbulkan keraguan pada tiap insan jika mendengar kata pernikahan. ada seorang kawan mengartikan perjalanan pernikahan dengan mengkiaskan pada kereta api yang singgah di setiap stasiun,dan stasiun itu merupakan penggambaran dari transisi kehidupan,yaitu remaja,dewasa, dan abadi dalam kekekalan tujuan suci agama.

ada juga yang mengartikan ini menegakkan setengah dien kita,dan merupakan jalan tuhan serta menghindarkan dari perbuatan maksiat dan dosa…hmm…bisakah dengan alasan jalan tuhan sehingga menafikan arti cinta?
ketika ditanyakan kapan menikah,tentunya sebagai seorang manusia yang sudah sampai pada tahap pencapaian transisi dewasa, pertanyaan itu menimbulkan banyak tendensi di dalam diri. apakah sudah siap secara batin dan mental,lalu melihat sisi finansial,dan pemuasan terhadap ambisi pribadi…parameter mana yang harus dicapai untuk sampai pada kata menikah? jujur saja saya bukanlah penganut menikah secara ekspres…hehehe.malah menurut saya pernikahan adalah momok,apalagi dikaitkan dengan segi finansial.karena pada usia dan baru memasuki tahap manusia dewasa,saat ini adalah masa rawan dan pencarian posisi untuk menemukan kemapanan.saya selalu mengecilkan niatan seorang karib untuk menikah, saya mengatakan padanya "lo mo kasih makan apa tuh anak,trus gaji lo berapa,emang tanggungan lo ga banyak".sempat masygul mendengar karib ku tetap teguh dengan pendiriannya…wow,hebat sekali kau karib. Teman perempuanku pun sempat memojokkan dan mencoba mempengaruhi saya dengan artikel-artikel pernikahan,serta doktrin nya untuk menyegerakan pernikahan karena itu jalan mulia…saya pun hanya skeptis dan alusi menjawab pertanyaan itu…ku jawab "gw lom puas keliling nusantara,gw mo lihat dunia!". "lo mo sampai kapan yan begitu", teman ku berusaha mengingatkan.

sampai pada saatnya pertemuan terjadi dan saya menyatakan siap dengan kepatuhan absurd itu,tak tahu apa yang bisa merubah saya yang tadinya sebuah momok menjadi kematangan berpikir secara mutlak dan tak ragu.sebuah pernyataan sudah diutarakan,sebuah keyakinan sudah dimantapkan,keberanian ku lantangkan…tapi sadar penuh itu hanya mimpi awal…tak tahu sampai kapan mimpi itu jadi nyata…amien,atau itu memang benar mimpi.

keterkaitannya dengan permasalahan pernikahan,terkadang tidak bisa dipungkiri yang paling mendominan dan menjadi titik sorot adalah material.banyak yang beranggap kebahagiaan dalam pernikahan adalah dilihat dari kemapanan di ekonomi pribadi sang mempelai,dan usia yang sangat matang dari calon qowwam (pemimpin) kelurga.karena pada titik krusial itu biasanya pria sudah sampai pada tahap kemapanan sempurna dan kemampuan berpikir pengendalian emosi.Tapi apa benar seperti itu.

ah pusing memikirkannya..dah ah sekarang keluar dari bahasa yang formal yah ngebahas soal pernikahan,secara gw lagi butek banget!..nah iya begini nih,ketika kita mo melangkah kesana pastinya ada kaitan tentang perasaan cinta (bodoh) dan materi,dua itu bisa jadi korelasi dan alegori yang sempurna banget untuk mewujudkan pernikahan.beruntung sekali seorang mempelai yang mempunyai itu dan dia bisa dengan gampangnya menunjuk apa yang disukai dan menikahinya, dan setelah itu orang tua dari yang dilamar pastinya oke-oke aja kan,toh calon mantunya bisa membahagiakan anaknya dan tidak sengsara lagi anaknya.berarti matilah sudah namanya cinta dan perasaan itu yah,atau memang benar limpahan harta menjadi suatu yang di Agungkan dari sebuah keberanian pernyataan hati yang jujur.

pada sampai tahapan ini,gw mulai meragukan sesuatu yang mulia dari perasaan…semuanya bisa tenang dengan adanya kemapanan.gw pun sempat berpikir pesimis,kalo gw nunggu mapan sampe kapan yah…pa lagi hasil keringat gw aja baru cukup untuk beli gula buat ngimbangin tuh rasa keringet yang asin.trus kalo disandingkan dengan umur pa lagi,beruntung banget yang dah pada tua,tinggal bilang jadi dah klik..dengan alasan gw dah males pacaran mo cepet aja…ngehe,seenak jidatnya aja ngomong mentang-mentang rambut dah pada tipis.emang bener kali yah kata iklan, yang muda yang ga dipercaya (bener ga tuh)…hahaha…

sekali lagi cinta dan harta adalah area abu-abu,cuma sedikit bedanya sama perasaan…kalo melihat di atas,gw sih sadar aja…ilmu gw masih tipis jack untuk mengerti dengan jelas apa itu arti kemapanan,apa sih yang dilihat dari kemapanan…jadi untuk memulai suatu pernikahan kita harus memperkaya pundi-pundi kantong semar harta kita dulu dong…trus mengenai janji tuhan mo dikemanain yah,ah bingung gw mo milih yang mana dulu…apa tunggu tua kali yah biar gampang…KAGA DONK!,kita harus maju untuk menyingkirkan generasi bau tanah tersebut….karena gw adalah avant-garde…BANGSAT!

kenapa ga ada yang berpikir tentang kesederhanaan adalah yang paling baik untuk memulai sesuatu,pastinya ga ada yang berani tuk mengiyakan ini kan atau ada juga yang memberanikan?…coba tanyakan pada kondom bekas…hahaha,ga nyambung…BODO amet, lo ga berhak!…sekarang lo semua pada milih yang mana (eh,gw buat pilihan ga di atas tadi?)

Rock ON!

Monday, April 23rd, 2007

ada yang menarik ketika kita menulis…semua menjadi egois,ga ada yang bisa menggugat…gugatlah ketika tulisan itu telah selesai jadi sebuah karya cipta agung dari kepala…

gw ga mau nulis banyak tentang kesan gw ketika tau-tau dapet ilham bisa nulis mendadak.padahal menurut gw tulisan gw ga bagus-bagus banget tapi cukup standar lah.tapi respon yang gw dapet cukup bikin gw mencengangkan…ada yang ga melewatkan blog gw,trus kaget liat tulisan gw…padahal dulu waktu ada kuliah penulisan berita gw tukang nyontek pas ujiannya.trus ada lagi gaya bahasa gw.tapi ada juga yang kontra dan mengkritik,yah itung-itung biar ga tinggi hati dan trus mengkoreksi.

tau ga kenapa gw mulai menyukai membaca dan menulis?.membaca gw paksain karena dunia yang sedang gw gelutin dan keharusan buat nambah wawasan,secara gw sadar banget output gw untuk bercerita dengan orang sangat tidak baik. kalo menulis, gara-gara gw mo show off sama TIITTTTT…sensor,kalo gw punya kemampuan.setelah misi itu berjalan,ternyata gw mulai kerasan, dengan menulis…sekalian buat ngisi waktu luang kerja,dari pada ngayal jorok…hahaha.temen gw pernah bilang,"yan, kadang-kadang kita suka sombong dengan kemampuan kita. dan kita ga pernah sadar akan kemampuan yang terpendam dalam diri kita…gw liat tulisan lo bagus,dan itu lo ga sadar tau-tau lo bisa bercerita.makanya kita kadang terlalu sombong". Nah…kaya kesamber bajaj gw diomongin kaya gitu, iya…soalnya ketika ngelamar ke TPI posisi gw itu sebagai Cameraman…tapi apa lacur runtuh lah sudah harapan itu,masuk lah gw ke bagian yang tidak diinginkan…duh sempet stres tuh gw,gw merasa sia-sia kemampuan gw lama-lama hilang.gw terlalu sombong dengan kemampuan gw yang menurut gw itu lah salah satu keahlian gw…tapi Alloh maha adil dan tahu kapasitas hambanya,walaupun jalan-Nya agak-agak ga Rock ‘n Roll aja ma kemauan kita…hehehe

nih gw kasih lo pada pandangan Pramoedya Ananta Toer, "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian"…

duh…nendang banget bo…ini melecut gw lagi,setelah kebekuan karena masalah pribadi dengan yang tercinta…otak gw ga jalan,selalu urusan hati aja yang gw pikirin.sekarang gw harus bagi dua tentang soal itu…biar lah urusan hati bisa jadi cerita untuk gw berkarya nanti…amien (doain abang ya neng..hehehe). dan gw harus bisa berpikir lagi deh…jadi BERKARYA lah…nyalakan api lilin kreatifitas dan berimajinasi gila yuuuu…yuu mariii!

Infotainment,apakah produk Jurnalisme?

Friday, April 20th, 2007

Wajar tidak kalau kita mempertanyakan infotainment itu apakah salah satu produk jurnalisme?…apakah manusiawi yang selalu mereka (buruh infotainment) informasikan kepada khalayak?.

Mengapa saya membuat pertanyaan seperti itu…diri saya agak tergelitik ketika sebuah merek dagang milik Haji Ilham Bintang dengan jargon andalannya sebagai pelopor jurnalisme infotainment.Apakah pantas infotainment itu sendiri bisa disbut sebagai salah satu produk jurnalisme,padahal kita ketahui definisi mengenai berita adalah sesuatu yang termasa (baru) yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar.karena itu ia dapat menarik atau mempunyai makna bagi pembaca. (Willard C. Bleyer). Sedangkan menurut J.B. Wahyudi : Berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memiliki nilai penting, menarik bagi sebagian khalayak, masih baru dan dipublikasikan melalui media massa periodik.  jadi berdasarkan keterangan di atas,bisa diambil kesimpulan kecil sebuah berita harus lah menarik dan mempunyai makna penting yang dapat di konsumsi sehat bagi audience nya.

kalau kita lihat pada hasil tayangan atau tulisan berita infotaiment di surat kabar pada saat ini,sungguh sangat memprihatinkan.yang ditonjolkan justru adalah kekerasan dan kebodohan sehingga pemirsa yang mempunyai hak intelektual terhadap berita atau wacana hanya dijerumuskan untuk membuang waktu terhadap sesuatu yang tidak penting.cobalah kita lihat,apakah pantas sebuah perceraian menjadi komoditas utama publik,sehingga di konsumsi bebas sebuah aib?!.atau lebih konyol,seorang artis yang tak tahu apa lebih pantas sebagai "selebritis" memproklamirkan pasangannya dan itu menjadi berita yang agung?!. dimanakah prestasi pekerja seni kita yang tenggelam itu…

belum lagi mengenai bahasa yang disajikan.infotainment pada saat ini mencoba bermain dengan kata-kata sastrawi dalam penyajiannya.terkadang bahasa yang digunakan dibuat sedemikian dramatis dan manis,padahal content dari beritanya hanyalah saling hina,cela,makian,dan kekecewaan dari suatu objek biasanya "artis".dibuat seolah-olah ini investigasi ekslusif ..makin kacau aja tuh.trus banyak penggunaan kata artis itu sebagai publik figur,nah…disini kita banyak salah kaprah dalam penggunaan label publik figur pada artis.artis bukanlah publik figur.publik figur adalah seorang yang membuat suatu kebijakan atau pengaruh dan perkataan serta perbuatanya adalah menyangkut dengan kepentingan publik serta berpengaruh.menurut saya,artis tidak mempunyai arti apa-apa bagi publik,apa sih yang mereka perbuat untuk kepentingan orang banyak dan apa pengaruh baiknya bagi orang banyak pula,jika dikaitkan dengan gembar-gembor kehidupan hedon yang mereka jalani. Salah kaprah dalam bahasa banyak sekali digunakan dalam penyajian berita infotainment ini.

dan lebih mengenaskan adalah tampilnya sejumlah host dari acara infotainment. Dengan mimik yang dibuat sedemikian rupa sehingga terkesan sangat(maaf) "menjijikan".dan kredebilitas mereka juga patut dipertanyakan. Saya tidak bisa membayangkan kalau saja mereka yang terkena imbas dari gosip pasti perasaannya hancur juga kan. Cobalah kita lihat sejumlah host yang menyemarakkan tayangan infotainment itu,khususnya ada salah satu produk dari in house televisi,mereka coba menyindir dan mencela kelakuan dari sejawat di bidang mereka sendiri.padahal mereka pun tak lepas dari cela tersebut.

belum lagi tayangan yang bersifat seragam.bayangkan kalau saja kita tongkrongin tuh TV seharian penuh.pasti isinya ga lebih kasus Tamara berebut kepengasuhan anak semata wayangnya…mual ga lo?!.perang argumen di televisi nasional,tentunya ini tidak baik kalau diserap oleh penonton kita yang notabene masih berpikiran ngeres.

cobalah tanyakan kepada korban dari infotainment, contoh lagi panas-panasnya kasus Tamara B…mengenai perebutan hak asuh anak.kasus Dhani Ahmad dengan Maya,kasus kisruhnya Ratu..sampai-sampai Maya mengepalkan tinjunya kepada rekan infotainment.trus kasus pelemparan Sarah Azhari kepada cameraman Infotainment yang sampai ke meja hijau.padahal pada kasus ini yang salah adalah pekerja infotainment itu sendiri yang melanggar area privasi dari individu.

anda semua masih ingat dengan kasus meninggalnya campers indigo yang bertajuk SILET. Campers itu meninggal setelah meliput pernikahan diam-diam Glen fredley dan Dewi Sandra.kabarnya ia meninggal karena terkena leak,dan akibat salah tempat untuk buang air kecil dan tanpa permisi. Tahu apa yang diucapkan reporternya.dia justru menyalahkan Glen karena tidak diijinkan meliput pernikahan tersebut, dan berkata "masak kami tidak diijinkan masuk,kami kan wartawan bukannya maling" (kalau tidak salah saya ingat,karena sudah lama). loh..loh…loh…beginilah kalau salah menerapkan kode etik jurnalistik.saya bingung,apa sih sebelumnya disiplin ilmu lo sebelum terjun ke dunia "Jurnalistik" (menurut mereka). tentunya Glen punya area privasi sendiri dong!,nah kalu lo ga bisa dapet gambarnya secara detail,yah resiko lo harus nyari gimana caranya biar dapat.

Saya pun pastinya tidak se ekstrim itu memandang dengan hina pekerjaan mereka,toh kita sama-sama sebagai pekerja dan kita adalah martir dari stakeholder itu sendiri, kita lah si ujung tombak. Saya pun tidak bisa memungkiri banyak sekali teman saya yang bekerja di bidang ini.mereka pun pastinya berkata dalam hati kecilnya tidak mau seperti ini,tapi berhubung di Republik LAKNAT ini susah sekali mencari pekerjaan,ya sudah tahi kambing bulat-bulat,apa boleh buat toh.kerja mereka itu berat loh,bayangkan nongkrongin artis sampai berjam-jam kadang-kadang seharian,gimana ga nahan emosi yah.berapa kali saya mergokin teman-teman saya dengan setianya nungguin artis. dan lucunya nih,tau sendiri kan pasti kalau lagi cape-capenya emosi kan gampang ke sulut nih.tau kasusnya pemboikotan pernikahannya Raihannun kan,disitu dengan nada keras kawan-kawan peliput menyatakan memboikot meliput Raihannun,tapi besok-besoknya nongol berita tentang Raihannun…hahaha,dasar ga konsisten.itulah karena persaingan tidak sehat dan harus dikejar dengan deadline yang tipa hari karena tayangannya nongol tiap hari,jadi terpaksa lah daripada ga ada berita dan dapur ga ngepul,terpaksa jilat ludah sendiri…hahaha.

tau ga, saking ga berwibawanya label Infotainment…Pemred TPI pun menolak untuk recruitment orang yang asalnya dari infotainment loh…(ini saya dapet bocoran dari Eksprod yang tidak mau disebutkan namanya..hahaha). Karena Pemred mempertanyakan apa sih yang lo tulis dan hasilkan dari infotainment,ga aa manfaatnya.aib orang ko di bongkar,trus pernikahan aja diliput,orang pacaran diliput,kumpul kebo trus diangkat…wah,parah dah tuh.

saya yakin di balik penyajian berita Infotainment,pastinya mereka baik itu produser,korlip,korkam,campers,reporter, adalah orang-orang yang kreatif…tidak mudah lo buat script panjang kayak gitu trus bahasanya mendayu-dayu campur puitis. saya saja belum tentu bisa disuruh buat script panjang lebar.

mungkin ini saatnya memperbaiki lagi kualitas dari tayangan infotainment. ini ada kalimat yang gw dapet dari testimoni Chrisma Albandjar "Whether  we like it or not, people do learn from TV".

jadi perdebatan mengenai infotaiment itu produk jurnalisme atau tidak, maka akan saya kembalikan kepada anda semua yang menilai…saya mah cuma penyulut aja,kali aja ada masukan yang sifatnya pemberitahuan lebih jelas apakah layak infotainment indonesia bisa disebut salah satu produk pers.

nb: ini pendapat pribadi dan masih perlu perbaikan,dan dalam keadaan diserang kantuk dan pusing hebat…buru-buru coy!

biji kotak

Wednesday, April 18th, 2007

mari kita bermain kata-kata…ya,kata-kata saja,tidak ada hal yang penting ingin gw sampaikan…

berbulan-bulan berkutat dengan perasaan,cuma perasaan roller coaster aja.memang kadang tak semudah beronani orasi layaknya seorang politikus ulung,gw cuma orang kecil berperasaan.seperti kebanyakan testimoni orang mengenai percintaan, tentunya banyak sisi romansa dan romantisme sempit selalu mendominasi pikiran.

tak bisa kah kita selalu berpikiran sehat melepas semua itu,tentunya hanya orang yang santai dan rock ‘n roll aja yang kuat ngehadapin ini..hahaha…berbulan-bulan cuma perasaan sempit,ga maju.bikin mandek otak!

sialan racun dunia!

You’re Beatiful

Saturday, April 14th, 2007

i’m dedicated this song for someone

"You’re Beautiful"

My life is brilliant.

My life is brilliant.
My love is pure.
I saw an angel.
Of that I’m sure.
She smiled at me on the subway.
She was with another man.
But I won’t lose no sleep on that,
‘Cause I’ve got a plan.

You’re beautiful. You’re beautiful.
You’re beautiful, it’s true.
I saw your face in a crowded place,
And I don’t know what to do,
‘Cause I’ll never be with you.

Yeah, she caught my eye,
As we walked on by.
She could see from my face that I was,
Flying high,

And I don’t think that I’ll see her again,
But we shared a moment that will last till the end.

You’re beautiful. You’re beautiful.
You’re beautiful, it’s true.
I saw your face in a crowded place,
And I don’t know what to do,
‘Cause I’ll never be with you.

You’re beautiful. You’re beautiful.
You’re beautiful, it’s true.
There must be an angel with a smile on her face,
When she thought up that I should be with you.
But it’s time to face the truth,
I will never be with you.