Penyakit Lokalan!

Penyakit tradisional yang memuakkan!!!
Kutu air…bah, penyakit macam apa itu. Seumur-umur yang ku tahu tentang kutu air adalah salah satu pakan ikan. Apalagi pada saat meroketnya pamor ikan Cupang sebagai aduan. Binatang ini yang dicari-cari sebagai pakan yang terbaik untuk ikan ini.

Tapi penyakitnya belum pernah aku mencicipinya. Padahal setiap mengambil kutu air, aku berusaha menghindarinya. Tapi mengapa sekarang aku terkena penyakit itu. Sungguh menyiksa, gatal bukan alang-kepalang, pedih karena kulitnya menjadi rentan gesekan, dan kulit terkelupas. Dan baru ku ketahui pula bahwa itu bukan disebabkan oleh binatang air atau semacamnya, tetapi dikarenakan jamur.

Macam-macam penyebab timbulnya jamur, karena lembab menjadi faktor utama timbulnya jamur. Untuk negara yang beriklim tropis seperti Indonesia ini, jamur lebih mudah menjangkiti kulit orang indonesia pada umumnya karena tingkat kelembabanya lebih tinggi.

Aku sempat bingung kenapa ini semakin menyiksa, semua pengobatan dari salep, antobiotik, sampai antiseptic ku coba. Sampai-sampai punya pikiran membakar itu kaki (ekstrim banget yah…hahaha). Sepertinya aku harus konsultasi dengan dokter kulit. Aku pun mencari-cari penyebab aku sampai terkena penyakit kutu air (lokal banget ga sih penyakitnya). Ada kemungkinan aku terkena pada waktu mengikuti liputan banjir, aku tidak mencuci kaki lagi, lantas langsung memakai sepatu. Ada pula karena terlalu sering bermandikan hujan sepanjang hari ketika menuju kantor, sehingga sepatu ku lembab selalu. Dan ada pula ketika pendakian, sering kena hujan juga. Apalagi saat pendakian, sangat jarang sekali aku melepas sepatu karena perasaan yang serba tidak praktis dan kepalang tanggung menikmati perjalanan. 

Padahal itu semua rentan dengan jamur, dan aku pun sadar penuh kulitku ini sangat sensitif dengan air kotor (bangsawan banget nggak sih…hehehe). Aku mengacuhkan itu semua atas nama menguji kekebalan tubuh…HALAH!.

sebelum semua kalian mengalami kejadian seperti ku, kini ku beri tips untuk mencegahnya kawan. Karena sekarang ini musim hujan terus, kita sebaiknya berjaga-jaga dan waspada terhadap banjir agar kita tidak tenggelam bersama rumah kita…jadi nggak nyambung neh!halah…lanjut.

  1. Menjaga kaki dan sela kaki selalu kering
  2. Gunakan selalu sandal saat di kamar mandi umum, kolam renang, dll
  3. Selalu mengganti kaos kaki dan pacar (kenapa pacar, karena itu juga bikin lembab…hahaha)
  4. Gunakan sepatu yang aliran udaranya baik, dan punya sepatu lebih dari satu itu lebih baik, karena dapat digunakan bergantian. Dan proses kering dari tiap sepatu itu lebih baik.
  5. Gunakan selalu obat anti jamur dan anti miskin, dan bedak apabila anda sudah curiga dengan jamur yang ada di kulit anda.

Kalau anda ingin mencari obat anti jamur, biasanya cari yang mengandung mikonazol, klotrimazol, tolnaftat. Dan pengobatan dapat dilakukan selama 1-2 mingguan. Apabila pengobatanitu tidak kunjung sembuh, kulit mulai memerah, membengkak, dan berdara, maka segeralah konsultasikan ke dokter kulit di toko-toko kaset yang terdekat dan bengkel-bengkel yang 24 jam…

mari perangi JAMUR…KAMPRET!!!

3 Responses to “Penyakit Lokalan!”

  1. ANDRI Says:

    najis…jamuran!
    menurut HR.Bukhori Muslim….
    penyakit jamur,hanya hinggap di orang-orang berpenghasilan minim,atau lebih dikenal sebagai orang melarat…
    hadis nya shahih loh!
    najis…

  2. irma Says:

    Bung, jelek banget sih penyakit lu ga ada yang lebih bagus lagi mangnya.Tuh penyakit senang kali nemplok di badan lu, makanya mandi bung…:)

  3. Ardian Says:

    to Andri:
    eh monyong…lo jangan nyinggung penghasilan, emang secara penghasilan ga besar2 amet sih, TAPI KAGAK MELARAT GW…ANAK SETAN LO!

    to Irma:
    bukan mau gw ma dapet penyakit kaya gini…sial lo!. Emang dari dulu waktu di kerajaan Brunei, gw ga dibiasain sama ayah Bolkiah maen-maen sama daerah miskin nan kumuh raya!

Leave a Reply