Titipan Daun Kering
Apa kabar mu daun kering…
tak terungkap tingkap di ruang
mati dalam kering dan sunyi dering
Jangan mati, karena kau memang mati
Aku titip daun kering mengharap hati
berhari, berpekan, berbulan, bertahun…abadi
=================================
Sudah berapa lama kau disana…
kering sudah jasad, hanya harum tempat asal dan mendekati bau pijakan pendaki.
rindu kadung menyelemuti relung sunyi
asu, alam meriak di tenang hati, tutup sejuta elegi.
Jadi nocturnal, menyesakkan, di tengah gerung-mengerung lantas menggonggong.
Salam untuk si cantik yang ku titipkan daun kering, semoga kau abadi, se abadi rasa ini.